Simulasi CAT – Berikut informasi seputar Jadwal Seleksi Lanjutan SPCP IPDN 2026.
Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 telah memasuki rangkaian penting setelah pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Bagi peserta yang mengikuti seleksi tahun ini, mengetahui jadwal tahapan berikutnya menjadi hal penting agar tidak melewatkan informasi maupun persiapan yang diperlukan.
Sesuai jadwal resmi yang diterbitkan panitia SPCP IPDN, pelaksanaan SKD berlangsung pada 22–29 September 2026. Setelah itu, peserta masih harus melewati sejumlah tahapan seleksi sebelum dapat dinyatakan sebagai calon praja IPDN. Tahapan tersebut mencakup Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI), tes kesehatan, tes psikologi, integritas dan kejujuran, hingga Seleksi Penentuan Akhir (Pantukhir).
Dengan demikian, peserta yang telah mengikuti SKD belum dapat langsung mengetahui hasil akhir seleksi. Setiap tahapan memiliki jadwal dan mekanisme tersendiri yang perlu diperhatikan.
SKD SPCP IPDN 2026 Berlangsung hingga 29 September
SKD menjadi salah satu tahapan awal dalam seleksi calon praja IPDN setelah proses pendaftaran dan verifikasi administrasi.
Pada SPCP IPDN 2026, SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berdasarkan jadwal resmi IPDN, pelaksanaan SKD berlangsung pada 22–29 September 2026 di lokasi yang telah ditentukan oleh BKN dan panitia SPCP IPDN.
Peserta perlu memperhatikan bahwa jadwal SKD masing-masing peserta dapat berbeda berdasarkan lokasi, waktu, dan sesi ujian. Informasi mengenai jadwal individual disampaikan melalui akun SSCASN dan laman resmi SPCP IPDN.
Setelah seluruh rangkaian SKD selesai, panitia akan melakukan proses pengolahan dan menetapkan peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Pengumuman Hasil SKD pada 6 Oktober 2026
Bagi peserta yang telah menyelesaikan SKD, tahapan yang paling dekat adalah menunggu pengumuman hasil.
Panitia SPCP IPDN menjadwalkan pengumuman hasil SKD pada 6 Oktober 2026. Hasil tersebut akan disampaikan melalui laman SSCASN dan situs resmi SPCP IPDN.
Peserta yang dinyatakan lolos kemudian akan mengikuti serangkaian seleksi lanjutan. Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya menunggu pengumuman, tetapi mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi tes berikutnya.
Salah satu tahapan yang perlu dipersiapkan adalah Tes Kemampuan Bahasa Inggris atau TKBI.
8 Oktober: Verifikasi Faktual dan Gladi Simulasi TKBI
Setelah hasil SKD diumumkan, peserta yang melanjutkan seleksi akan menghadapi Verifikasi Faktual Tahap I sekaligus gladi simulasi Tes Kemampuan Bahasa Inggris.
Kegiatan tersebut dijadwalkan pada 8 Oktober 2026 dan dilaksanakan di lokasi yang ditunjuk oleh panitia SPCP IPDN.
Verifikasi faktual menjadi bagian penting karena panitia perlu memastikan kesesuaian dokumen persyaratan administrasi peserta dengan kondisi atau dokumen yang sebenarnya.
Pada hari yang sama, peserta juga mengikuti gladi simulasi TKBI. Gladi tersebut dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami mekanisme pelaksanaan tes sebelum menghadapi ujian yang sebenarnya.
Karena itu, peserta sebaiknya memperhatikan informasi mengenai lokasi, waktu, dokumen, serta ketentuan lain yang diberikan panitia.
TKBI SPCP IPDN 2026 Digelar 9–10 Oktober
Setelah mengikuti gladi simulasi, peserta akan menghadapi Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) pada 9–10 Oktober 2026.
TKBI merupakan salah satu tahapan seleksi lanjutan yang menguji kemampuan bahasa Inggris peserta. Dalam ketentuan SPCP IPDN 2026, materi TKBI mencakup kemampuan listening, reading, dan writing.
Tahapan ini perlu mendapatkan perhatian khusus karena nilai TKBI memiliki bobot besar dalam penghitungan nilai akhir seleksi lanjutan. Berdasarkan ketentuan yang diberitakan sebelumnya, nilai SKD memiliki bobot 20 persen, sedangkan TKBI memiliki bobot 80 persen dalam formula nilai akhir.
Dengan demikian, peserta yang telah memperoleh nilai SKD tetap perlu mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris secara serius untuk menghadapi tahapan selanjutnya.
Pengumuman Hasil TKBI pada 15 Oktober
Setelah pelaksanaan TKBI selesai, peserta tidak langsung memasuki tes kesehatan.
Panitia menjadwalkan pengumuman hasil verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap I dan hasil TKBI pada 15 Oktober 2026. Pengumuman tersebut disampaikan melalui laman resmi SPCP IPDN.
Peserta yang dinyatakan memenuhi ketentuan pada tahap ini kemudian melanjutkan ke tahapan tes kesehatan.
Tes Kesehatan Tahap I pada 17 Oktober
Tahapan berikutnya adalah Tes Kesehatan Tahap I yang dijadwalkan pada 17 Oktober 2026.
Berbeda dengan TKBI yang mengukur kemampuan akademik tertentu, tes kesehatan digunakan untuk menilai kondisi kesehatan peserta sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam seleksi calon praja IPDN.
Tes kesehatan menjadi salah satu tahapan penting karena calon praja nantinya mengikuti pendidikan dengan berbagai kegiatan akademik maupun pembentukan kedisiplinan dan kesamaptaan.
Hasil Tes Kesehatan Tahap I dijadwalkan diumumkan pada 19 Oktober 2026 melalui laman resmi SPCP IPDN.
Peserta sebaiknya memperhatikan instruksi teknis dari panitia dan menyiapkan kondisi fisik sebelum pelaksanaan tes.
Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran pada 21–22 Oktober
Peserta yang berhasil melewati Tes Kesehatan Tahap I kemudian melanjutkan ke tahapan Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran.
Tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Oktober 2026, diawali dengan gladi jaringan. Pelaksanaannya dilakukan di lokasi yang ditunjuk oleh panitia.
Tes psikologi digunakan sebagai bagian dari proses seleksi untuk melihat aspek-aspek psikologis peserta sesuai kebutuhan seleksi. Sementara itu, unsur integritas dan kejujuran menjadi bagian tersendiri yang perlu diperhatikan oleh calon peserta.
Peserta sebaiknya mengerjakan seluruh bagian tes secara konsisten dan sesuai kondisi dirinya. Dalam proses seleksi, peserta juga perlu memastikan seluruh informasi yang diberikan kepada panitia sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Hasil tes ini dijadwalkan diumumkan pada 24 Oktober 2026.
Seleksi Penentuan Akhir Dimulai 27 Oktober
Setelah melewati serangkaian seleksi sebelumnya, peserta akan memasuki tahapan yang disebut Seleksi Penentuan Akhir atau Pantukhir.
Untuk peserta dari 32 provinsi di luar wilayah Papua, Pantukhir dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober–5 November 2026 dan dilaksanakan di Kampus IPDN Jatinangor.
Pada tahap ini, terdapat beberapa rangkaian kegiatan, yaitu:
- Verifikasi faktual administrasi tahap II;
- Tes Kesehatan Tahap II;
- Tes Kesamaptaan dan Antropometri;
- Wawancara.
Tahapan tersebut menunjukkan bahwa proses seleksi calon praja IPDN tidak hanya mengandalkan hasil ujian tertulis. Peserta juga harus memenuhi persyaratan administrasi, kesehatan, kondisi fisik, antropometri, serta mengikuti wawancara.
Pantukhir untuk Wilayah Papua Memiliki Jadwal Berbeda
Peserta dari wilayah Papua mengikuti mekanisme Pantukhir dengan jadwal dan lokasi yang berbeda.
Berdasarkan jadwal resmi IPDN, Pantukhir untuk enam provinsi di wilayah Papua berlangsung pada 27–31 Oktober 2026.
Pelaksanaannya dilakukan di wilayah Papua, yaitu Kota Jayapura, serta Kota Sorong, Papua Barat Daya. Materi seleksinya tetap mencakup verifikasi faktual administrasi tahap II, Tes Kesehatan Tahap II, Tes Kesamaptaan dan Antropometri, serta wawancara.
Perbedaan lokasi tersebut disesuaikan dengan pembagian wilayah peserta dalam penyelenggaraan SPCP IPDN 2026.
Pengumuman Kelulusan Akhir pada 6 November 2026
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, panitia akan menetapkan peserta yang dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN.
Pengumuman kelulusan akhir SPCP IPDN 2026 dijadwalkan pada 6 November 2026.
Hasil kelulusan dapat dipantau melalui laman SSCASN dan situs resmi SPCP IPDN.
Peserta perlu memahami bahwa pengumuman tersebut merupakan hasil dari keseluruhan rangkaian seleksi yang telah dilalui, bukan hanya hasil SKD.
Dengan kata lain, peserta yang memperoleh hasil baik pada SKD masih harus memenuhi persyaratan dan lolos pada tahapan-tahapan seleksi berikutnya.
Registrasi Calon Praja pada 8–9 November
Bagi peserta yang dinyatakan lulus pada pengumuman akhir, proses seleksi kemudian dilanjutkan dengan registrasi calon praja.
Registrasi dijadwalkan pada 8–9 November 2026 dan dilaksanakan di Kampus IPDN Jatinangor.
Tahap registrasi menjadi bagian akhir dari rangkaian SPCP IPDN 2026 sebelum peserta memasuki tahapan sebagai calon praja.
Peserta yang dinyatakan lulus perlu memperhatikan instruksi registrasi dan dokumen yang dipersyaratkan oleh panitia.
Rangkuman Jadwal Seleksi Lanjutan SPCP IPDN 2026
Agar lebih mudah dipahami, berikut rangkaian jadwal seleksi SPCP IPDN 2026 mulai dari SKD hingga registrasi calon praja:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pelaksanaan SKD | 22–29 September 2026 |
| Pengumuman hasil SKD | 6 Oktober 2026 |
| Verifikasi Faktual Tahap I dan gladi simulasi TKBI | 8 Oktober 2026 |
| Pelaksanaan TKBI | 9–10 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil verifikasi dan TKBI | 15 Oktober 2026 |
| Tes Kesehatan Tahap I | 17 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil Tes Kesehatan Tahap I | 19 Oktober 2026 |
| Gladi jaringan dan Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran | 21–22 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil tes psikologi | 24 Oktober 2026 |
| Pantukhir 32 provinsi di luar Papua | 27 Oktober–5 November 2026 |
| Pantukhir 6 provinsi wilayah Papua | 27–31 Oktober 2026 |
| Pengumuman kelulusan akhir | 6 November 2026 |
| Registrasi calon praja | 8–9 November 2026 |
Jadwal tersebut mengacu pada pengumuman resmi Panitia SPCP IPDN Tahun 2026. IPDN juga memberikan catatan bahwa jadwal dapat berubah sehingga peserta perlu memantau laman resmi secara berkala.
Apa yang Perlu Dipersiapkan Peserta Setelah SKD?
Peserta yang telah mengikuti SKD sebaiknya tidak berhenti melakukan persiapan sembari menunggu pengumuman.
Pertama, peserta perlu memantau akun SSCASN dan laman resmi SPCP IPDN untuk memastikan tidak ada informasi terbaru mengenai hasil maupun jadwal seleksi.
Kedua, peserta yang berpotensi melanjutkan ke tahap berikutnya dapat mulai mempersiapkan TKBI. Latihan listening, reading, vocabulary, grammar, dan writing dapat dilakukan secara bertahap.
Ketiga, peserta perlu memperhatikan kondisi fisik. Setelah TKBI, masih terdapat Tes Kesehatan Tahap I, Tes Psikologi, dan pada Pantukhir terdapat Tes Kesamaptaan dan Antropometri.
Keempat, dokumen administrasi perlu disiapkan dan diperiksa kembali. Hal ini penting karena terdapat Verifikasi Faktual Tahap I dan Tahap II dalam rangkaian seleksi.
Terakhir, peserta perlu menjaga ketenangan dan konsistensi selama seluruh rangkaian seleksi. SPCP IPDN 2026 berlangsung dalam beberapa tahap dan peserta harus memenuhi ketentuan pada setiap tahap untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Jangan Percaya Pihak yang Menjanjikan Kelulusan
Peserta juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa atau menjanjikan kelulusan SPCP IPDN.
Laman resmi SPCP IPDN memberikan peringatan bahwa panitia tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun dan tidak menjamin kelulusan peserta. Informasi mengenai seleksi sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi IPDN dan SSCASN.
Hal ini penting terutama ketika tahapan seleksi semakin dekat dengan pengumuman akhir. Peserta maupun orang tua perlu berhati-hati terhadap pesan, telepon, atau tawaran yang mengatasnamakan panitia.
Kesimpulan
Rangkaian SPCP IPDN 2026 tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan SKD. Berdasarkan jadwal resmi, peserta masih harus melewati sejumlah tahapan, mulai dari pengumuman hasil SKD, Verifikasi Faktual Tahap I, TKBI, Tes Kesehatan Tahap I, Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran, hingga Seleksi Penentuan Akhir.
Pengumuman hasil SKD dijadwalkan pada 6 Oktober 2026, kemudian TKBI berlangsung pada 9–10 Oktober 2026. Setelah itu, peserta melanjutkan ke Tes Kesehatan Tahap I pada 17 Oktober dan tes psikologi pada 21–22 Oktober.
Tahap akhir berlangsung melalui Pantukhir. Untuk 32 provinsi di luar Papua, Pantukhir dijadwalkan pada 27 Oktober–5 November di Kampus IPDN Jatinangor. Sementara peserta dari enam provinsi wilayah Papua mengikuti Pantukhir pada 27–31 Oktober di Jayapura dan Sorong.
Pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan pada 6 November 2026, sedangkan registrasi calon praja berlangsung pada 8–9 November 2026.
Bagi peserta SPCP IPDN 2026, memahami jadwal menjadi bagian penting dari persiapan. Namun, setiap peserta juga perlu terus memantau pengumuman terbaru karena panitia menyatakan bahwa jadwal dapat mengalami perubahan. Informasi resmi dapat dipantau melalui laman SPCP IPDN dan akun SSCASN masing-masing peserta.
Sumber: edukasi.indonews.com; humasipdn.id
Jangan lupa untuk mengunjungi link-link berikut agar persiapan seleksi kalian lebih matang, ya!
