Simulasi CAT – Mengapa PPPK tahap 1 tahun 2024 tidak memenuhi syarat penerimaan THR 2025? Berikut alasannya!
Banyak peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 Tahun 2024 bertanya-tanya apakah mereka akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun 2025. Sayangnya, berdasarkan regulasi pencairan THR yang berlaku, PPPK Tahap 1 Tahun 2024 tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan THR pada bulan Maret 2025.
Keputusan ini berhubungan dengan jadwal resmi penetapan masa kerja bagi PPPK yang lolos seleksi tahap 1 tahun 2024, yang telah ditetapkan pada 1 Maret 2025. Sementara itu, aturan pencairan THR menyebutkan bahwa hanya pegawai yang telah menerima gaji pada bulan Februari 2025 yang berhak mendapatkan tunjangan tersebut. Karena PPPK tahap 1 baru mulai menerima gaji perdana pada 1 Maret 2025, mereka tidak memenuhi syarat penerimaan THR tahun ini.
Jadwal Penetapan Masa Kerja PPPK 2024
Proses pengangkatan PPPK Tahap 1 Tahun 2024 telah melalui beberapa tahapan penting, mulai dari seleksi administrasi, ujian kompetensi, hingga penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP).
📌 Seleksi PPPK Tahap 1: 30 September – 19 Oktober 2024
📌 Penetapan Masa Kerja: 1 Maret 2025
📌 Penerimaan Gaji Perdana: 1 Maret 2025
Karena dasar pencairan THR 2025 adalah penerimaan gaji bulan sebelumnya (Februari 2025), maka PPPK Tahap 1 yang baru menerima gaji pada 1 Maret 2025 tidak berhak mendapatkan THR.
“Kami memahami aspirasi para PPPK Tahap 1 2024, namun sesuai dengan regulasi yang ada, mereka tidak memenuhi kriteria penerimaan THR tahun ini,” ujar seorang pejabat dari Kementerian PAN-RB.
Proses Penetapan dan Penggajian PPPK 2024
Peserta PPPK yang telah dinyatakan lolos seleksi diwajibkan mengunggah dokumen administratif sebagai syarat penerimaan NIP dan pengangkatan resmi.
Beberapa dokumen penting yang harus dipenuhi di portal SSCASN BKN (https://sscasn.bkn.go.id/) antara lain:
✅ Ijazah asli
✅ Pas foto
✅ Daftar Riwayat Hidup (DRH)
✅ Transkrip nilai
✅ Surat Pernyataan
Setelah dokumen-dokumen tersebut diajukan, proses berikutnya adalah penetapan NIP oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kemudian, setiap instansi akan menentukan jadwal penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK, yang dapat berbeda tergantung kebijakan masing-masing lembaga.
Instansi yang telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi akan mengumumkan jadwal resmi penyerahan SK PPPK 2024 melalui website resmi instansi masing-masing.
Kapan THR 2025 Dicairkan?
Meskipun PPPK Tahap 1 2024 tidak mendapatkan THR tahun ini, pemerintah tetap akan mencairkan THR bagi ASN lainnya sebelum Idul Fitri 2025. Berdasarkan kebijakan yang berlaku, pencairan THR 2025 diperkirakan akan dilakukan pada akhir Maret 2025.
Bagi PPPK Tahap 1 2024, meskipun mereka tidak mendapatkan THR, mereka tetap akan mendapatkan hak gaji penuh dan tunjangan lainnya setelah resmi bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Kesimpulan
Berdasarkan aturan pencairan THR tahun 2025, PPPK Tahap 1 Tahun 2024 tidak memenuhi syarat penerimaan THR karena mereka baru menerima gaji pertama pada 1 Maret 2025, sedangkan syarat pencairan THR adalah penerimaan gaji pada Februari 2025.
Meskipun demikian, pemerintah telah memastikan bahwa PPPK tetap mendapatkan hak gaji dan tunjangan lainnya setelah resmi diangkat. Bagi ASN lain yang memenuhi syarat, pencairan THR akan dilakukan sebelum Idul Fitri, tepatnya pada akhir Maret 2025.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal penyerahan SK PPPK dan kebijakan THR 2025, peserta disarankan untuk memantau website resmi instansi masing-masing serta portal SSCASN BKN.
- Pengumuman seleksi: 1 – 30 November 2024
- Pendaftaran seleksi: 17 November – 20 Januari 2025
- Seleksi administrasi: 16 Desember 2024 – 3 Februari 2025
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 – 18 Februari 2025
- Masa sanggah: 19 – 21 Februari 2025
- Jawab sanggah: 20 – 27 Februari 2025
- Pengumuman pasca masa sanggah: 22 – 28 Februari 2025
- Penarikan data final: 1 – 7 Maret 2025
- Penjadwalan seleksi kompetensi: 24 Maret – 8 April 2025
- Pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat seleksi kompetensi: 9 – 16 April 2025
- Pelaksanaan seleksi kompetensi: 17 April – 16 Mei 2025
- Pengolahan nilai seleksi kompetensi: 22 April – 21 Mei 2025
- Pengumuman hasil kelulusan: 22 – 31 Mei 2025
- Pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan: 25 April – 17 Mei 2025
- Integrasi nilai seleksi kompetensi dan nilai seleksi kompetensi teknis tambahan: 30 April – 22 Mei 2025
- Pengumuman hasil kelulusan: 22 – 31 Mei 2025
- Pengisian DRH NI PPPK: 1 – 30 Juni 2025
- Usul penetapan NI PPPK: 1 – 31 Juli 2025
Tips dan Trik agar Lolos Seleksi PPPK 2024
1. Pahami Persyaratan dan Kualifikasi
- Teliti Persyaratan: Bacalah dan pahami dengan baik syarat-syarat yang diperlukan. Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan administrasi dan kualifikasi yang diminta.
- Kualifikasi Pendidikan: Periksa kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan formasi yang Anda lamar. Misalnya, formasi untuk guru harus memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan mata pelajaran atau jenjang yang ditentukan.
2. Persiapan Dokumen yang Lengkap
- Siapkan semua dokumen yang diperlukan, seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat kompetensi, KTP, dan dokumen lain yang relevan.
- Pastikan Keaslian Dokumen: Pastikan semua dokumen asli dan valid untuk menghindari diskualifikasi akibat ketidaksesuaian dokumen.
3. Pahami Alur dan Jadwal Seleksi
- Pantau Pengumuman Resmi: Ikuti informasi terbaru dari situs resmi seperti https://sscasn.bkn.go.id dan media resmi instansi terkait agar tidak ketinggalan jadwal pendaftaran, tes, maupun pengumuman hasil.
- Pahami Tahapan Seleksi: Biasanya seleksi PPPK mencakup verifikasi administrasi, tes seleksi kompetensi, dan wawancara. Kenali setiap tahapan tersebut agar dapat mempersiapkan diri dengan baik.
4. Belajar Materi Tes Seleksi Kompetensi
- Tes Kompetensi Teknis: Materi ujian teknis biasanya berkaitan dengan formasi yang dilamar. Untuk guru, pelajari silabus dan materi pelajaran yang akan diajarkan. Bagi formasi lain, pelajari standar keahlian yang relevan.
- Tes Kompetensi Manajerial: Biasanya meliputi kemampuan mengelola, berorganisasi, membuat keputusan, dan bekerja dalam tim. Pelajari prinsip-prinsip manajemen dan kepemimpinan.
- Tes Sosio-Kultural: Ini mencakup wawasan kebangsaan, etika sosial, dan budaya kerja dalam konteks ASN. Pelajari Pancasila, UUD 1945, serta aturan dan norma yang berlaku dalam masyarakat.
- Tes Wawancara: Latih kemampuan komunikasi Anda dengan fokus pada sikap profesional, pemahaman tentang posisi yang dilamar, dan komitmen dalam melayani masyarakat.
5. Gunakan Sumber Belajar yang Tepat
- Pelajari Modul Resmi: Banyak instansi pemerintah atau lembaga pendidikan yang menyediakan modul atau buku panduan resmi terkait materi ujian PPPK.
- Latihan Soal: Cari contoh-contoh soal dari tes tahun sebelumnya atau tes CPNS untuk memperdalam pemahaman Anda terhadap tipe soal yang akan dihadapi.
- Simulasi CAT (Computer Assisted Test): Familiarisasi diri dengan sistem CAT yang digunakan dalam tes seleksi. Ada banyak simulasi online yang bisa diakses untuk berlatih.
6. Ikuti Bimbingan atau Pelatihan
- Bimbingan Teknis: Beberapa lembaga menawarkan pelatihan atau bimbingan teknis khusus untuk mempersiapkan peserta menghadapi seleksi PPPK. Ini dapat membantu dalam memetakan materi yang penting dan sering keluar di ujian.
- Grup Diskusi: Bergabung dengan grup diskusi atau komunitas calon pelamar PPPK bisa membantu Anda mendapatkan informasi terbaru serta berbagi tips dan pengalaman dengan sesama pelamar.
7. Manajemen Waktu Saat Tes
- Baca Soal dengan Teliti: Hindari terburu-buru. Baca soal dengan cermat agar tidak salah mengartikan pertanyaan.
- Kerjakan yang Mudah Terlebih Dahulu: Prioritaskan mengerjakan soal yang Anda yakin bisa menjawabnya dengan benar. Soal yang sulit bisa dikerjakan belakangan agar waktu tidak terbuang.
- Tetap Tenang: Saat menghadapi tes, jangan panik jika menemui soal sulit. Tetap tenang dan fokus pada setiap tahapan soal yang dihadapi.
8. Jaga Kesehatan dan Kondisi Fisik
- Kesehatan Mental dan Fisik: Pastikan Anda dalam kondisi fisik dan mental yang prima sebelum menghadapi seleksi. Tidur yang cukup dan menjaga pola makan adalah bagian penting agar dapat berkonsentrasi penuh saat ujian.
9. Selalu Jaga Integritas
- Hindari cara-cara curang atau tidak etis dalam menghadapi seleksi. Jaga kejujuran dan moralitas selama mengikuti setiap tahapan seleksi.
10. Bersikap Konsisten dan Pantang Menyerah
- Seleksi PPPK bisa jadi sangat kompetitif. Jika gagal di satu kesempatan, jangan putus asa. Evaluasi kelemahan, belajar dari pengalaman, dan coba lagi di kesempatan berikutnya.
Jangan lupa untuk mengunjungi link-link berikut agar persiapan seleksi kalian lebih matang, ya!