SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Reading: Kekurangan Ratusan Guru Jadi Tantangan Serius Pendidikan di Klungkung, Pemda Ajukan CASN Guru 2026
Share
SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • Latihan SKD Gratis
  • Jadwal Tryout Nasional Gratis
  • Paket TO Prediksi
  • Paket TO Prediksi PPPKbaru
  • Bimbel TO Intensif SKD
  • Login
  • Buat Akun
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT Bimjar Indonesia. All Rights Reserved
SimulasiCAT.ID > Berita > Kekurangan Ratusan Guru Jadi Tantangan Serius Pendidikan di Klungkung, Pemda Ajukan CASN Guru 2026
Berita

Kekurangan Ratusan Guru Jadi Tantangan Serius Pendidikan di Klungkung, Pemda Ajukan CASN Guru 2026

Redaksi
Last updated: Januari 6, 2026 7:30 am
Redaksi
Share
10 Min Read
SimulasiCAT.ID - Kekurangan Ratusan Guru Jadi Tantangan Serius Pendidikan di Klungkung, Pemda Ajukan CASN Guru 2026
SimulasiCAT.ID - Kekurangan Ratusan Guru Jadi Tantangan Serius Pendidikan di Klungkung, Pemda Ajukan CASN Guru 2026
SHARE

Simulasi CAT – Pemda Klungkung ajukan CASN Guru 2026 karena kekurangan ratusan guru.

Contents
Usulan Pemenuhan Guru Melalui CASN Tahun Anggaran 2026Berdasarkan Anjab dan ABK, Bukan Sekadar PerkiraanFaktor Penyebab Kekurangan Guru di KlungkungDampak Langsung Terhadap Proses PembelajaranCASN Guru untuk Kepastian dan Keberlanjutan PendidikanFokus Tidak Hanya Kuantitas, tetapi Juga KualitasKoordinasi dengan Pemerintah Pusat Terus DiperkuatStrategi Peningkatan Mutu Pendidikan Secara Menyeluruh

Ketersediaan tenaga pendidik yang memadai masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali. Hingga awal 2026, daerah ini tercatat masih mengalami kekurangan ratusan guru di berbagai jenjang pendidikan. Kondisi tersebut tidak hanya menjadi persoalan administratif semata, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik apabila tidak segera ditangani dengan langkah yang terencana dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan tenaga pendidik yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung, jumlah kekurangan guru saat ini mencapai 373 orang. Kekosongan formasi tersebut tersebar di sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga menengah, serta mencakup berbagai mata pelajaran strategis.

Kepala Disdikpora Kabupaten Klungkung, Ketut Sujana, menegaskan bahwa angka kekurangan tersebut bukan sekadar estimasi kasar, melainkan hasil perhitungan yang telah melalui proses analisis yang cermat. Menurutnya, kekurangan guru yang cukup signifikan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah agar mutu pendidikan di Klungkung tetap terjaga.

“Berdasarkan hasil Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja yang telah kami lakukan, secara keseluruhan Kabupaten Klungkung masih kekurangan sekitar 373 guru. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami,” ungkap Ketut Sujana saat ditemui pada Senin (5/1/2026).

Usulan Pemenuhan Guru Melalui CASN Tahun Anggaran 2026

Untuk menutup kekurangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Disdikpora telah mengusulkan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik melalui mekanisme pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Guru pada Tahun Anggaran 2026. Skema pengadaan yang diajukan mencakup dua jalur utama, yakni Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketut Sujana menjelaskan bahwa pengusulan formasi CASN guru ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik melalui jalur ASN, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan riil di daerah. Menurutnya, kombinasi CPNS dan PPPK menjadi pilihan strategis untuk memastikan keberlanjutan layanan pendidikan, terutama di tengah dinamika jumlah guru yang terus berubah akibat faktor usia dan kebijakan kepegawaian.

“Pengusulan CASN guru ini kami rancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Baik CPNS maupun PPPK sama-sama memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemenuhan tenaga pendidik melalui jalur CASN dinilai lebih memberikan kepastian dibandingkan skema non-ASN, karena memiliki landasan hukum dan jaminan keberlanjutan yang lebih kuat dalam jangka panjang.

Berdasarkan Anjab dan ABK, Bukan Sekadar Perkiraan

Disdikpora Kabupaten Klungkung menegaskan bahwa usulan formasi guru tidak dilakukan secara sembarangan. Seluruh kebutuhan yang diajukan telah melalui proses Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) yang dilakukan secara menyeluruh di masing-masing satuan pendidikan.

Melalui Anjab, pemerintah daerah memetakan kebutuhan jabatan guru berdasarkan tugas, fungsi, serta kompetensi yang diperlukan. Sementara itu, ABK digunakan untuk menghitung beban kerja aktual yang harus ditangani oleh tenaga pendidik di setiap sekolah, termasuk rasio guru dan siswa, jumlah jam mengajar, serta cakupan mata pelajaran.

Dari hasil analisis tersebut, Disdikpora menemukan adanya kekurangan signifikan pada sejumlah formasi guru tertentu. Beberapa mata pelajaran mengalami kekosongan tenaga pendidik yang cukup besar, sementara di jenjang pendidikan tertentu jumlah guru yang tersedia belum sebanding dengan kebutuhan ideal.

“Kami memastikan bahwa angka 373 guru yang kami usulkan itu benar-benar hasil analisis kebutuhan yang objektif. Ini bukan sekadar angka perkiraan, melainkan hasil kajian teknis yang mempertimbangkan kondisi riil di lapangan,” tegas Sujana.

Faktor Penyebab Kekurangan Guru di Klungkung

Lebih lanjut, Ketut Sujana memaparkan bahwa kekurangan tenaga pendidik di Kabupaten Klungkung dipicu oleh sejumlah faktor yang saling berkaitan. Salah satu faktor utama adalah tingginya jumlah guru yang memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun terakhir.

Gelombang pensiun guru terjadi seiring dengan banyaknya tenaga pendidik yang direkrut pada periode sebelumnya dan kini telah mencapai batas usia pensiun. Kondisi ini menyebabkan jumlah guru aktif berkurang secara signifikan, sementara rekrutmen pengganti tidak selalu berjalan seimbang.

Selain itu, keterbatasan rekrutmen guru pada tahun-tahun sebelumnya juga turut memperparah kondisi. Kebijakan moratorium penerimaan CPNS di masa lalu, serta pembatasan formasi ASN di sektor tertentu, membuat pengisian kekosongan guru tidak dapat dilakukan secara optimal.

Faktor lainnya adalah distribusi guru yang belum sepenuhnya merata. Meskipun secara total jumlah guru mungkin mencukupi di tingkat kabupaten, penyebarannya antarwilayah belum ideal. Sekolah-sekolah di wilayah tertentu, terutama di daerah kepulauan dan wilayah yang relatif terpencil, masih mengalami kekurangan guru yang cukup serius.

“Distribusi guru masih menjadi tantangan. Ada sekolah yang relatif cukup, tetapi ada juga yang sangat kekurangan, terutama di wilayah kepulauan. Ini yang terus kami upayakan untuk ditata secara bertahap,” ujar Sujana.

Dampak Langsung Terhadap Proses Pembelajaran

Kekurangan tenaga pendidik tersebut berdampak langsung terhadap proses pembelajaran di sekolah-sekolah. Di beberapa satuan pendidikan, guru yang masih aktif harus menanggung beban mengajar yang lebih besar dari ketentuan ideal. Bahkan, tidak jarang seorang guru harus mengampu lebih dari satu mata pelajaran atau mengajar di beberapa kelas sekaligus.

Untuk menjaga agar proses belajar mengajar tetap berjalan, sejumlah sekolah terpaksa melakukan penyesuaian jam mengajar. Meski langkah tersebut bersifat solutif dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran dan tingkat kelelahan guru.

“Kami menyadari bahwa kondisi ini tidak ideal. Guru memiliki batas kemampuan, dan jika beban mengajar terlalu berat, tentu akan berdampak pada efektivitas pembelajaran,” kata Sujana.

Oleh karena itu, pemenuhan tenaga pendidik menjadi kebutuhan mendesak agar proses pendidikan dapat berjalan sesuai dengan kurikulum dan standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan pemerintah.

CASN Guru untuk Kepastian dan Keberlanjutan Pendidikan

Disdikpora Kabupaten Klungkung menilai bahwa pemenuhan kebutuhan guru melalui jalur CASN merupakan langkah strategis untuk memberikan kepastian dan keberlanjutan layanan pendidikan. Dengan terpenuhinya formasi guru yang dibutuhkan, sekolah-sekolah diharapkan dapat menjalankan proses pembelajaran secara optimal, stabil, dan berkesinambungan.

Kehadiran guru ASN, baik CPNS maupun PPPK, dinilai mampu memberikan jaminan kontinuitas pengajaran. Selain itu, status kepegawaian yang jelas juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan profesionalisme tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.

“Dengan adanya guru ASN, sekolah memiliki kepastian tenaga pendidik dalam jangka menengah dan panjang. Ini sangat penting untuk menjaga mutu pendidikan,” jelas Sujana.

Fokus Tidak Hanya Kuantitas, tetapi Juga Kualitas

Selain menyoroti aspek kuantitas, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga menaruh perhatian besar pada kualitas tenaga pendidik. Rekrutmen guru melalui jalur CPNS dan PPPK diharapkan dapat menghadirkan pendidik yang profesional, kompeten, dan memiliki komitmen tinggi dalam mencerdaskan generasi muda Klungkung.

Seleksi CASN yang ketat dan berbasis kompetensi diyakini mampu menyaring calon guru yang tidak hanya memiliki kualifikasi akademik, tetapi juga kemampuan pedagogik, sosial, dan kepribadian yang baik.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pendidik karakter. Oleh karena itu, kualitas menjadi aspek yang sangat kami perhatikan,” tegas Sujana.

Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Terus Diperkuat

Pemkab Klungkung memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya kementerian dan lembaga terkait, agar usulan formasi CASN guru Tahun Anggaran 2026 dapat disetujui sesuai dengan kebutuhan daerah.

Koordinasi tersebut mencakup sinkronisasi data kebutuhan guru, penyesuaian dengan kebijakan nasional, serta penguatan dukungan anggaran. Pemerintah daerah berharap dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, persoalan kekurangan guru dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kami optimistis dengan koordinasi yang baik, usulan ini bisa direalisasikan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus didukung bersama,” ujar Sujana.

Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Secara Menyeluruh

Lebih jauh, Ketut Sujana menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Klungkung tidak hanya bertumpu pada pemenuhan tenaga pendidik. Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai strategi pendukung lainnya, seperti peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, penguatan pendidikan karakter, serta peningkatan kapasitas guru melalui program pelatihan dan pengembangan profesional berkelanjutan.

Pelatihan guru diarahkan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan nilai-nilai karakter dan budaya lokal. Dengan demikian, kualitas pendidikan di Klungkung diharapkan dapat meningkat secara holistik.

“Ke depan, kami ingin membangun pendidikan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan daya saing generasi muda Klungkung,” pungkas Sujana.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Dengan penanganan yang sistematis dan berkelanjutan, persoalan kekurangan guru diharapkan tidak lagi menjadi hambatan utama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Klungkung.

Sumber: wartabalionline.com

Jangan lupa untuk mengunjungi link-link berikut agar persiapan seleksi kalian lebih matang, ya!

    • Website Resmi SimulasiCat.id
    • Program Jaminan Lulus Passing Grade SKD
    • Daftar Tryout Online SKD
    • Instagram Simulasi CAT

You Might Also Like

Menjelang CPNS 2026, Penipuan Lolos Tanpa Tes Makin Marak: Inilah Modus-Modusnya, Cara Menghindarinya, dan Tips Lolos Seleksi Secara Resmi

Mengenal Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): Syarat Pendaftaran, Program Studi, dan Jadwal Seleksi 2025

Resmi, SKD 2024 akan Gunakan Ketentuan Terbaru CAT BKN.

Persyaratan dan Kelengkapan Wajib Peserta Tes Lanjutan II SPMB PKN STAN 2024

Panduan Lengkap SPMB PKN STAN 2025: Tahapan Seleksi, Persyaratan, dan Informasi Penting bagi Calon Pendaftar

TAGGED:ASNCASN GuruguruPemkab Klungkung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article SimulasiCAT.ID - Pemkab Deli Serdang Tegaskan Penataan Tenaga Non-ASN, Jabatan Administratif Wajib Diisi ASN Melalui Jalur CASN Pemkab Deli Serdang Tegaskan Penataan Tenaga Non-ASN, Jabatan Administratif Wajib Diisi ASN Melalui Jalur CASN
Next Article SimulasiCAT.ID - Pengamanan Data ASN: Aktivasi MFA Jadi Wajib, Ini Panduan Lengkapnya Pendaftaran CPNS 2026 Jadi Perbincangan Hangat, Ini Panduan Lengkap dan Aman agar Tidak Salah Langkah
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest News

SimulasiCAT.ID - Triks Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2024. Simak agar Meminimalisir Kegagalan.
CPNS 2026 Masih Dinanti, Pemerintah Beri Sinyal Fokus Fresh Graduate dan Kebutuhan Strategis Nasional
Berita CPNS Info CPNS
Januari 7, 2026
SimulasiCAT.ID - Kemenkeu Pastikan Buka Rekrutmen CPNS 2026: Formasi Melonjak Tajam, Target 19.500 Pegawai Baru hingga 2029
Rekrutmen CPNS Kemenkeu 2026 Dibuka untuk Lulusan PKN STAN dan SMA, Skema Hibrida Jadi Strategi Pemenuhan SDM
Berita Info CPNS
Januari 6, 2026
SimulasiCAT.ID - Pengamanan Data ASN: Aktivasi MFA Jadi Wajib, Ini Panduan Lengkapnya
Pendaftaran CPNS 2026 Jadi Perbincangan Hangat, Ini Panduan Lengkap dan Aman agar Tidak Salah Langkah
Berita CPNS Formasi CPNS Info CPNS
Januari 6, 2026
SimulasiCAT.ID - Pemkab Deli Serdang Tegaskan Penataan Tenaga Non-ASN, Jabatan Administratif Wajib Diisi ASN Melalui Jalur CASN
Pemkab Deli Serdang Tegaskan Penataan Tenaga Non-ASN, Jabatan Administratif Wajib Diisi ASN Melalui Jalur CASN
Berita
Januari 4, 2026
SimulasiCAT.ID

PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA

Penyedia platform simulasi CAT SKD untuk Calon CPNS dan Sekolah Kedinasan
SimulasiCAT.ID - New Homepage
SimulasiCAT.ID - homepage update

Layanan

  • Jadwal Tryout Online Gratis Se-indonesia
  • Paket Tryout Prediksi SKD
  • Paket Tryout Prediksi PPPK Baru
  • Bimbel Online Intensif SKD

Layanan

  • Kerja Sama
  • Program Santunan
  • Tentang Kami
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA. All Rights Reserved
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?