SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Reading: Cek Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Nilai Minimal TWK, TIU, dan TKP
Share
SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • Latihan SKD Gratis
  • Jadwal Tryout Nasional Gratis
  • Paket TO Prediksi
  • Paket TO Prediksi PPPKbaru
  • Bimbel TO Intensif SKD
  • Login
  • Buat Akun
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT Bimjar Indonesia. All Rights Reserved
SimulasiCAT.ID > Kedinasan > Cek Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Nilai Minimal TWK, TIU, dan TKP
KedinasanBerita

Cek Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ini Nilai Minimal TWK, TIU, dan TKP

Redaksi
Last updated: September 29, 2026 9:32 pm
Redaksi
Share
15 Min Read
SimulasiCAT.ID - Materi, Jumlah Soal, dan Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan 2026, Lengkap dengan Strategi Mengerjakannya
SimulasiCAT.ID - Materi, Jumlah Soal, dan Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan 2026, Lengkap dengan Strategi Mengerjakannya
SHARE

Simulasi CAT – Berikut informasi seputar passing grade SKD Sekolah Kedinasan 2026.

Contents
Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026Berapa Nilai Maksimal SKD 2026?Bagaimana Sistem Penilaian TWK dan TIU?Bagaimana dengan Penilaian TKP?Materi yang Diujikan dalam SKD 2026Tes Wawasan Kebangsaan atau TWKTes Intelegensia Umum atau TIUTes Karakteristik Pribadi atau TKPAda Ketentuan Khusus untuk Peserta AfirmasiPassing Grade Bukan Ranking KelulusanMengapa Nilai di Atas Passing Grade Tetap Penting?Contoh Perhitungan Nilai SKDBagaimana Strategi Jika Nilai Salah Satu Tes Rendah?Jangan Mengabaikan Manajemen WaktuHasil CAT Dapat Diketahui Secara LangsungJangan Percaya Tawaran Jaminan KelulusanJadwal SKD Sekolah Kedinasan 2026Kesimpulan

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan 2026 telah memasuki tahap pelaksanaan. Ujian yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN ini berlangsung secara nasional mulai 22 September hingga 7 Oktober 2026.

Bagi peserta yang sedang mengikuti ujian, salah satu informasi penting yang perlu diketahui adalah nilai ambang batas atau passing grade. Nilai tersebut menjadi salah satu persyaratan yang harus diperhatikan peserta agar dapat melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Pemerintah telah menetapkan nilai ambang batas SKD Sekolah Kedinasan 2026 melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 406 Tahun 2026. Ketentuannya membedakan persyaratan bagi peserta jalur umum dengan peserta yang memperoleh afirmasi kewilayahan.

Lantas, berapa nilai minimal TWK, TIU, dan TKP pada SKD Sekolah Kedinasan 2026?

Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026

Untuk peserta jalur umum, nilai ambang batas SKD 2026 terdiri atas tiga komponen.

Komponen Nilai Ambang Batas Jumlah Soal Nilai Maksimal
TWK 65 30 150
TIU 80 35 175
TKP 156 45 225
Total – 110 550

Dengan demikian, peserta jalur umum perlu memenuhi nilai minimal 65 untuk TWK, 80 untuk TIU, dan 156 untuk TKP.

Ketiga nilai tersebut perlu diperhatikan secara terpisah. Peserta tidak cukup hanya memperoleh nilai total yang tinggi apabila salah satu komponen yang dipersyaratkan tidak memenuhi ketentuan ambang batas.

Misalnya, seorang peserta memperoleh nilai TWK 90, TIU 100, dan TKP 150. Secara total nilainya mencapai 340. Namun, nilai TKP masih berada di bawah ambang batas 156 untuk peserta jalur umum.

Karena itu, strategi pengerjaan SKD perlu memperhatikan setiap kelompok tes, bukan hanya mengejar skor kumulatif.

Berapa Nilai Maksimal SKD 2026?

Total nilai maksimal SKD Sekolah Kedinasan 2026 adalah 550.

Nilai tersebut berasal dari:

  • TWK maksimal 150;
  • TIU maksimal 175; dan
  • TKP maksimal 225.

Jumlah soal seluruhnya adalah 110 soal dengan waktu pengerjaan 100 menit. Pembagiannya adalah 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP.

Dengan jumlah tersebut, peserta harus mampu menggabungkan penguasaan materi dan manajemen waktu.

Rata-rata waktu yang tersedia jika dibagi secara matematis adalah sekitar 54,5 detik per soal.

Namun, angka tersebut bukan berarti peserta harus menghabiskan waktu yang sama untuk setiap soal. Soal yang mudah dapat dikerjakan lebih cepat, sementara soal yang membutuhkan perhitungan atau analisis dapat membutuhkan waktu lebih lama.

Karena itu, strategi pengerjaan menjadi bagian penting dalam SKD.

Bagaimana Sistem Penilaian TWK dan TIU?

TWK dan TIU memiliki mekanisme penilaian yang relatif sederhana.

Untuk kedua kelompok tes tersebut:

  • jawaban benar memperoleh nilai 5;
  • jawaban salah memperoleh nilai 0;
  • soal yang tidak dijawab memperoleh nilai 0.

Artinya, nilai TWK dan TIU bergantung pada jumlah jawaban benar.

Sebagai contoh, apabila seorang peserta menjawab benar 20 dari 30 soal TWK, maka nilai TWK yang diperoleh adalah:

20 × 5 = 100

Nilai tersebut sudah berada di atas nilai ambang batas TWK sebesar 65.

Sementara itu, apabila peserta menjawab benar 15 soal TIU:

15 × 5 = 75

Nilai tersebut masih berada di bawah ambang batas TIU sebesar 80.

Untuk mencapai minimal 80 pada TIU, peserta perlu memperoleh setidaknya 16 jawaban benar karena:

16 × 5 = 80

Begitu pula pada TWK. Untuk mencapai nilai minimal 65, peserta perlu memperoleh sekurang-kurangnya 13 jawaban benar:

13 × 5 = 65

Perhitungan ini memberikan gambaran sederhana mengenai jumlah jawaban benar yang dibutuhkan untuk mencapai nilai ambang batas pada kedua kelompok tersebut.

Bagaimana dengan Penilaian TKP?

TKP memiliki sistem penilaian yang berbeda.

Pada TKP, setiap pilihan jawaban memiliki bobot nilai antara 1 sampai 5, sedangkan soal yang tidak dijawab mendapatkan nilai 0.

Karena itu, peserta tidak dapat menghitung kebutuhan nilai TKP hanya dengan membagi nilai ambang batas dengan 5 seperti pada TWK dan TIU.

Misalnya, dua peserta sama-sama mengerjakan 40 soal TKP.

Peserta pertama lebih banyak memilih jawaban dengan bobot 5, sedangkan peserta kedua lebih banyak memperoleh bobot 3 atau 4.

Jumlah soal yang dikerjakan memang sama, tetapi skor akhirnya dapat berbeda.

Inilah salah satu alasan mengapa pemahaman terhadap karakteristik soal TKP penting.

Materi yang Diujikan dalam SKD 2026

Passing grade perlu dilihat bersamaan dengan materi yang diujikan.

Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK

TWK digunakan untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman peserta terkait wawasan kebangsaan.

Materinya mencakup antara lain:

  • nasionalisme;
  • integritas;
  • bela negara;
  • pilar negara; dan
  • bahasa negara.

Dengan 30 soal dan nilai maksimal 150, peserta perlu memastikan pemahaman terhadap materi tersebut cukup kuat.

TWK juga tidak selalu berarti menghafalkan sebanyak mungkin informasi.

Peserta dapat menghadapi soal yang meminta penerapan suatu konsep dalam konteks tertentu. Karena itu, memahami konsep dasar dapat membantu ketika bentuk pertanyaan mengalami variasi.

Tes Intelegensia Umum atau TIU

TIU terdiri atas 35 soal dan memiliki nilai maksimal 175.

Materinya berkaitan dengan kemampuan:

  • verbal;
  • numerik; dan
  • figural.

Pada bagian verbal, peserta dapat menghadapi soal analogi, silogisme, maupun penalaran analitis.

Pada bagian numerik, materi dapat berupa aritmetika, deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita.

Sementara itu, kemampuan figural berkaitan dengan pola, analogi, perbedaan, maupun deret gambar.

TIU membutuhkan kombinasi antara pemahaman konsep dan kecepatan berpikir.

Tes Karakteristik Pribadi atau TKP

TKP terdiri atas 45 soal dengan nilai maksimal 225.

Materinya mencakup:

  • pelayanan publik;
  • jejaring kerja;
  • sosial budaya;
  • teknologi informasi dan komunikasi;
  • profesionalisme; dan
  • antiradikalisme.

Berbeda dari TWK dan TIU, peserta perlu memahami situasi dalam soal sebelum menentukan pilihan.

Karena setiap pilihan memiliki bobot berbeda, peserta sebaiknya tidak hanya menghafalkan jawaban dari soal latihan.

Ada Ketentuan Khusus untuk Peserta Afirmasi

Passing grade 65, 80, dan 156 berlaku untuk peserta jalur umum.

Pemerintah juga menetapkan ketentuan khusus bagi peserta yang memperoleh afirmasi kewilayahan.

Berdasarkan ketentuan 2026, peserta afirmasi tersebut memiliki:

  • nilai TIU minimal 55;
  • nilai kumulatif SKD minimal 281.

Untuk peserta afirmasi kewilayahan, tidak terdapat nilai ambang batas tersendiri untuk TWK dan TKP seperti yang berlaku pada jalur umum.

Namun, ketentuan afirmasi tidak berarti seluruh peserta dapat menggunakan batas tersebut. Penerapannya mengikuti kriteria wilayah dan ketentuan afirmasi yang ditetapkan dalam proses penerimaan.

Karena itu, peserta perlu memastikan status jalur pendaftarannya.

Jangan menggunakan nilai ambang batas afirmasi sebagai patokan apabila peserta sebenarnya terdaftar melalui jalur umum.

Passing Grade Bukan Ranking Kelulusan

Salah satu hal yang sering disalahpahami peserta adalah menganggap passing grade sebagai batas pasti untuk diterima di sekolah kedinasan.

Padahal, keduanya berbeda.

Passing grade adalah nilai ambang batas.

Sementara itu, kelulusan akhir merupakan hasil keseluruhan proses seleksi sesuai ketentuan masing-masing instansi.

Dengan kata lain, memenuhi passing grade berarti peserta memenuhi salah satu persyaratan nilai untuk dapat mengikuti atau dipertimbangkan dalam tahapan berikutnya, bukan otomatis menjadi peserta didik sekolah kedinasan.

BKN menjadwalkan pengumuman hasil SKD secara bertahap pada 1–13 Oktober 2026. Peserta yang memenuhi ketentuan kemudian mengikuti seleksi lanjutan sesuai instansi masing-masing.

Karena itu, peserta tidak seharusnya berhenti mempersiapkan diri setelah mengetahui nilainya memenuhi ambang batas.

Mengapa Nilai di Atas Passing Grade Tetap Penting?

Meskipun passing grade merupakan batas minimal, memperoleh nilai lebih tinggi dapat tetap menjadi bagian penting dalam proses seleksi karena jumlah peserta yang mengikuti seleksi dan kapasitas formasi berbeda-beda pada setiap sekolah kedinasan.

Pada 2026, pemerintah membuka 4.770 kebutuhan melalui jalur sekolah kedinasan pada sembilan kementerian/lembaga penyelenggara.

Sementara itu, BKN mencatat 103.647 peserta mengikuti SKD setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Pelaksanaan dilakukan di 36 titik lokasi ujian.

Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai ambang batas dan posisi peserta dalam keseluruhan proses seleksi merupakan dua hal yang berbeda.

Karena itu, peserta tetap perlu mengerjakan ujian dengan kemampuan terbaik meskipun secara matematis sudah memperkirakan dapat memenuhi passing grade.

Contoh Perhitungan Nilai SKD

Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh sederhana.

Misalnya seorang peserta jalur umum mendapatkan:

TWK

22 jawaban benar:

22 × 5 = 110

TIU

25 jawaban benar:

25 × 5 = 125

TKP

Misalnya akumulasi bobot seluruh jawaban menghasilkan:

180

Maka nilai total peserta:

110 + 125 + 180 = 415

Jika dibandingkan dengan ambang batas jalur umum:

  • TWK 110 > 65;
  • TIU 125 > 80;
  • TKP 180 > 156.

Peserta tersebut memenuhi ketiga nilai ambang batas.

Namun, sekali lagi, kondisi tersebut belum berarti otomatis diterima sebagai peserta didik sekolah kedinasan karena masih terdapat tahapan seleksi berikutnya.

Bagaimana Strategi Jika Nilai Salah Satu Tes Rendah?

Peserta yang masih menjalani rangkaian SKD dapat menggunakan nilai ambang batas sebagai alat evaluasi.

Misalnya hasil tryout menunjukkan:

  • TWK: 95;
  • TIU: 72;
  • TKP: 185.

Dalam contoh tersebut, TKP dan TWK sudah berada di atas ambang batas, sedangkan TIU masih berada di bawah 80.

Maka waktu belajar tambahan dapat lebih banyak dialokasikan untuk TIU.

Sebaliknya, jika hasil latihan menunjukkan TIU dan TWK sudah relatif tinggi tetapi TKP masih berada di bawah ambang batas, peserta dapat memperbanyak latihan soal berbasis situasi dan mempelajari karakteristik penilaian TKP.

Dengan demikian, passing grade bukan hanya angka untuk diketahui, tetapi dapat digunakan sebagai alat evaluasi strategi belajar.

Jangan Mengabaikan Manajemen Waktu

Dengan 110 soal dalam 100 menit, peserta memiliki waktu yang terbatas.

Kesalahan dalam manajemen waktu dapat membuat peserta kehilangan kesempatan mengerjakan soal yang sebenarnya dapat dijawab.

Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah membagi soal menjadi:

  1. soal yang langsung diketahui jawabannya;
  2. soal yang membutuhkan perhitungan atau analisis; dan
  3. soal yang sangat sulit atau membutuhkan waktu panjang.

Kerjakan soal yang relatif mudah terlebih dahulu.

Jika menemukan soal yang terlalu menyita waktu, peserta dapat melanjutkan ke soal berikutnya sesuai mekanisme CAT dan kembali memeriksanya apabila waktu masih tersedia.

Tujuannya adalah memaksimalkan penggunaan 100 menit yang tersedia.

Hasil CAT Dapat Diketahui Secara Langsung

Pelaksanaan SKD 2026 menggunakan CAT BKN.

BKN menyatakan bahwa peserta dapat mengetahui hasil pengerjaan setelah menyelesaikan ujian, termasuk nilai dan urutan hasil seleksi. Mekanisme live score juga disediakan melalui kanal YouTube kantor BKN sesuai lokasi pelaksanaan.

Sistem tersebut memungkinkan peserta mengetahui hasil secara lebih cepat dibandingkan proses seleksi yang menggunakan pemeriksaan manual.

Pada pelaksanaan hari pertama di salah satu titik lokasi, misalnya, BKN juga menayangkan hasil peserta secara realtime melalui kanal YouTube Kantor Regional V BKN.

Karena itu, peserta dapat langsung melakukan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh.

Jangan Percaya Tawaran Jaminan Kelulusan

BKN juga mengingatkan peserta agar tidak mempercayai pihak yang mengklaim dapat membantu atau memengaruhi hasil seleksi.

Kepala BKN menyampaikan bahwa sistem CAT dirancang agar hasil pengerjaan peserta tidak dapat diintervensi dan dapat diketahui secara transparan.

Peserta sebaiknya tidak menyerahkan uang kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.

Jika mendapatkan informasi mengenai seleksi, periksa kembali melalui kanal resmi BKN atau instansi penyelenggara sekolah kedinasan.

Jadwal SKD Sekolah Kedinasan 2026

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan BKN, rangkaian penting seleksi Sekolah Kedinasan 2026 adalah sebagai berikut:

Tahapan Jadwal
Pengumuman seleksi 15–24 Agustus 2026
Pendaftaran 18–30 Agustus 2026
Seleksi administrasi 18 Agustus–1 September 2026
Pengumuman administrasi 2–3 September 2026
Masa sanggah 4–5 September 2026
Jawaban sanggah 4–6 September 2026
Hasil pasca-sanggah 7–8 September 2026
Pelaksanaan SKD CAT BKN 22 September–7 Oktober 2026
Pengolahan hasil SKD 27 September–10 Oktober 2026
Pengumuman hasil SKD 1–13 Oktober 2026
Seleksi lanjutan 11–28 Oktober 2026
Pengumuman kelulusan akhir 21 Oktober–1 November 2026

Jadwal tersebut merupakan jadwal nasional yang ditetapkan BKN untuk penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan 2026.

Karena pelaksanaan seleksi lanjutan dapat berbeda berdasarkan instansi, peserta perlu mengikuti pengumuman resmi sekolah kedinasan yang dipilih.

Kesimpulan

Passing grade SKD Sekolah Kedinasan 2026 menjadi salah satu angka penting yang perlu diketahui peserta.

Untuk jalur umum, nilai ambang batas yang ditetapkan adalah:

TWK: 65

TIU: 80

TKP: 156

Sementara peserta afirmasi kewilayahan memiliki ketentuan khusus berupa TIU minimal 55 dan nilai kumulatif minimal 281, sesuai persyaratan afirmasi yang berlaku.

SKD 2026 terdiri atas 110 soal dengan waktu pengerjaan 100 menit. TWK memiliki 30 soal, TIU 35 soal, dan TKP 45 soal, dengan nilai maksimal keseluruhan 550.

Peserta juga perlu memahami bahwa passing grade bukan jaminan kelulusan akhir. Nilai ambang batas merupakan salah satu persyaratan dalam proses seleksi, sedangkan peserta yang melanjutkan ke tahap berikutnya masih harus mengikuti mekanisme seleksi yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.

Pada tahun 2026, sebanyak 103.647 peserta mengikuti SKD setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, sementara pemerintah menyediakan 4.770 kebutuhan melalui jalur sekolah kedinasan.

Karena itu, peserta yang masih mengikuti SKD sebaiknya tidak menjadikan passing grade sebagai satu-satunya target. Gunakan nilai ambang batas sebagai batas evaluasi minimum, tetapi tetap kerjakan ujian dengan kemampuan terbaik.

Dengan memahami sistem penilaian, mengetahui batas minimal masing-masing materi, mengatur waktu, serta mengikuti informasi resmi, peserta dapat menjalani SKD dengan persiapan yang lebih terarah.

Sumber: money.kompas.com

Jangan lupa untuk mengunjungi link-link berikut agar persiapan seleksi kalian lebih matang, ya!

    • Website Resmi SimulasiCat.id
    • Program Jaminan Lulus Passing Grade SKD
    • Daftar Tryout Online SKD
    • Instagram Simulasi CAT

You Might Also Like

Perihal TPA dan TBI: Komponen Penting dalam Seleksi Akademik dan Profesional

Hasil Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2026 Diumumkan, Ini Link dan Cara Cek di SSCASN BKN

Transfer THR PNS oleh Jokowi: Simaklah Besarnya Tunjangan untuk Pegawai Negeri Sipil dan Pensiunan

Mengenal PKN STAN: Pilar Pendidikan Keuangan Negara dan Gerbang Karier di Pemerintahan

Pengumuman Hasil SKD Sekolah Kedinasan 2025: Cara Cek, Link Resmi, dan Tahapan Seleksi Berikutnya

TAGGED:Ambang BatasAmbang Batas SKDPassing Gradesekdinsekolah kedinasanSeleksi Kedinasanskd
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article SimulasiCAT.ID - 5 Kanal YouTube untuk Belajar SKD 2026 secara Gratis, dari TIU hingga TKP 5 Kanal YouTube untuk Belajar SKD 2026 secara Gratis, dari TIU hingga TKP
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest News

SimulasiCAT.ID - 5 Kanal YouTube untuk Belajar SKD 2026 secara Gratis, dari TIU hingga TKP
5 Kanal YouTube untuk Belajar SKD 2026 secara Gratis, dari TIU hingga TKP
Kedinasan
September 29, 2026
SimulasiCAT.ID - Pendaftaran STMKG 2026 Resmi Dibuka: Jadwal Lengkap, Syarat Masuk, Tahapan Seleksi, dan Cara Daftar
5 Tips Sukses Ikut Ujian SKD Sekolah Kedinasan 2026, dari Persiapan hingga Strategi Mengerjakan Soal
Kedinasan
September 29, 2026
SimulasiCAT.ID - Hoaks CPNS 2026: BKN Tegaskan Belum Ada Pembukaan Resmi Seleksi ASN
Cara Cek dan Download Sertifikat SKD Sekolah Kedinasan 2026, Lengkap dengan Langkah dan Jadwalnya
Kedinasan Berita
September 29, 2026
SimulasiCAT.ID - SKD Poltek Imipas 2026 di NTT Berjalan Lancar, 159 Peserta Ikuti Ujian CAT BKN
SKD Poltek Imipas 2026 di NTT Berjalan Lancar, 159 Peserta Ikuti Ujian CAT BKN
Berita Kedinasan
September 29, 2026
SimulasiCAT.ID

PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA

Penyedia platform simulasi CAT SKD untuk Calon CPNS dan Sekolah Kedinasan
SimulasiCAT.ID - New Homepage
SimulasiCAT.ID - homepage update

Layanan

  • Jadwal Tryout Online Gratis Se-indonesia
  • Paket Tryout Prediksi SKD
  • Paket Tryout Prediksi PPPK Baru
  • Bimbel Online Intensif SKD

Layanan

  • Kerja Sama
  • Program Santunan
  • Tentang Kami
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA. All Rights Reserved
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?