SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Reading: Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026 di SSCASN: Panduan Lengkap dari Buat Akun hingga Finalisasi Pendaftaran
Share
SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • Latihan SKD Gratis
  • Jadwal Tryout Nasional Gratis
  • Paket TO Prediksi
  • Paket TO Prediksi PPPKbaru
  • Bimbel TO Intensif SKD
  • Login
  • Buat Akun
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT Bimjar Indonesia. All Rights Reserved
SimulasiCAT.ID > Berita > Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026 di SSCASN: Panduan Lengkap dari Buat Akun hingga Finalisasi Pendaftaran
BeritaKedinasan

Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026 di SSCASN: Panduan Lengkap dari Buat Akun hingga Finalisasi Pendaftaran

Redaksi
Last updated: Agustus 27, 2026 11:04 am
Redaksi
Share
19 Min Read
SimulasiCAT.ID - Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026: 9 Instansi yang Perlu Dipantau, Syarat, Dokumen, Tahapan Seleksi, dan Strategi Lolos
SimulasiCAT.ID - Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026: 9 Instansi yang Perlu Dipantau, Syarat, Dokumen, Tahapan Seleksi, dan Strategi Lolos
SHARE

Simulasi CAT – Berikut informasi seputar pendaftaran sekolah kedinasan 2026.

Contents
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Resmi Dibuka Melalui SSCASNJadwal Penting Sekolah Kedinasan 2026Sembilan Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Membuat Akun SSCASNLangkah 1: Buka Portal SSCASN dan Buat AkunLangkah 2: Lengkapi Data Akun dengan TelitiLangkah 3: Lakukan Swafoto untuk VerifikasiLangkah 4: Periksa Kembali Seluruh Data Sebelum Menyelesaikan AkunLangkah 5: Login dan Aktifkan Keamanan MFALangkah 6: Lengkapi Profil dan Riwayat PendidikanLangkah 7: Pilih Event Seleksi Sekolah KedinasanLangkah 8: Pilih Instansi, Sekolah, dan FormasiLangkah 9: Pilih Lokasi Ujian dan Isi Data PendidikanLangkah 10: Isi Data Orang TuaLangkah 11: Isi Nilai Mata Pelajaran Apabila DipersyaratkanLangkah 12: Unggah Seluruh Dokumen PersyaratanLangkah 13: Periksa Resume PendaftaranLangkah 14: Pahami Pilihan Program Pembayaran PNBPLangkah 15: Akhiri Proses PendaftaranKesalahan yang Harus Dihindari Saat Daftar Sekolah Kedinasan1. Mendaftar pada Hari Terakhir2. Tidak Membaca Persyaratan Instansi3. Salah Mengunggah Dokumen4. Mengisi Data Berdasarkan Perkiraan5. Terburu-buru Finalisasi6. Menggunakan Email atau Nomor Telepon yang Tidak Aktif7. Membagikan Password atau Kode OTPApa yang Terjadi Setelah Pendaftaran Ditutup?Persiapkan Diri untuk SKD CAT BKNSetelah Lolos SKD, Masih Ada Seleksi Lanjutan

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 menjadi salah satu kesempatan yang paling dinantikan oleh lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur kedinasan. Tahun ini, proses seleksi kembali dilakukan secara terintegrasi melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara atau SSCASN yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara.

Panduan ini disusun dengan mengembangkan informasi dari artikel Pajakku tentang cara daftar Sekolah Kedinasan 2026 di SSCASN, kemudian dilengkapi dengan informasi terbaru dari BKN mengenai jadwal resmi seleksi tahun 2026. Dengan demikian, artikel ini tidak hanya membahas langkah teknis pendaftaran, tetapi juga memberikan gambaran menyeluruh mengenai dokumen, pemilihan sekolah, pengisian data, proses finalisasi, hingga tahapan seleksi setelah pendaftaran.

Bagi calon peserta, memahami alur pendaftaran sejak awal sangat penting. Banyak peserta sebenarnya telah mempersiapkan kemampuan akademik dan fisik, tetapi justru mengalami masalah pada tahap administrasi karena kesalahan data, dokumen yang tidak sesuai, atau terburu-buru melakukan finalisasi.

Pada tahun 2026, BKN telah menetapkan bahwa pendaftaran Sekolah Kedinasan berlangsung pada 18–30 Agustus 2026. Seleksi ini diikuti oleh sembilan kementerian dan lembaga penyelenggara, dengan keseluruhan rangkaian seleksi berlangsung hingga pengumuman kelulusan akhir pada periode akhir Oktober sampai awal November 2026.

Berikut panduan lengkap yang dapat digunakan sebelum dan selama melakukan pendaftaran.


Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Resmi Dibuka Melalui SSCASN

Calon peserta Sekolah Kedinasan 2026 melakukan proses pendaftaran melalui portal resmi SSCASN BKN.

Portal resmi SSCASN BKN

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan BKN, pengumuman seleksi berlangsung pada 15–24 Agustus 2026, sedangkan pendaftaran dibuka mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Setelah itu, peserta akan melewati proses seleksi administrasi, masa sanggah, SKD menggunakan CAT BKN, serta seleksi lanjutan yang ditentukan oleh masing-masing instansi.

Artinya, calon peserta tidak sebaiknya menunggu sampai hari terakhir pendaftaran. Semakin awal proses dilakukan, semakin besar kesempatan untuk memeriksa kembali dokumen dan memperbaiki kesalahan sebelum proses pendaftaran difinalisasi.


Jadwal Penting Sekolah Kedinasan 2026

Sebelum masuk ke panduan pendaftaran, calon peserta perlu memahami jadwal utama berikut.

Tahapan Jadwal
Pengumuman seleksi 15–24 Agustus 2026
Pendaftaran 18–30 Agustus 2026
Seleksi administrasi 18 Agustus–1 September 2026
Pengumuman hasil administrasi 2–3 September 2026
Masa sanggah 4–5 September 2026
Pengumuman pasca-sanggah 7–8 September 2026
Pelaksanaan SKD CAT BKN 22 September–7 Oktober 2026
Pengumuman hasil SKD 1–13 Oktober 2026
Seleksi lanjutan non-CAT 11–28 Oktober 2026
Pengumuman kelulusan akhir 21 Oktober–1 November 2026

Jadwal tersebut merupakan bagian dari jadwal penerimaan peserta didik Sekolah Kedinasan 2026 yang telah ditetapkan BKN. Namun, calon peserta tetap harus memperhatikan pengumuman masing-masing instansi karena persyaratan dan tahapan seleksi lanjutan dapat berbeda.


Sembilan Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026

Pada tahun 2026, terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang menjadi penyelenggara Seleksi Sekolah Kedinasan, yaitu:

  1. Kementerian Keuangan;
  2. Kementerian Dalam Negeri;
  3. Kementerian Perhubungan;
  4. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan;
  5. Kementerian Hukum;
  6. Badan Pusat Statistik;
  7. Badan Intelijen Negara;
  8. Badan Siber dan Sandi Negara; dan
  9. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Masing-masing instansi memiliki sekolah, program pendidikan, persyaratan akademik, persyaratan fisik, dan ketentuan seleksi yang berbeda. Oleh karena itu, peserta harus membaca pengumuman instansi yang dipilih sebelum menentukan pilihan.


Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Membuat Akun SSCASN

Sebelum membuka portal pendaftaran, sebaiknya peserta tidak langsung mengisi formulir. Langkah pertama adalah menyiapkan seluruh informasi dan dokumen yang kemungkinan dibutuhkan.

Beberapa data dasar yang perlu disiapkan antara lain:

  • Nomor Induk Kependudukan atau NIK;
  • nomor Kartu Keluarga;
  • nama lengkap sesuai dokumen kependudukan;
  • tempat dan tanggal lahir;
  • alamat email aktif;
  • nomor telepon aktif;
  • KTP atau dokumen identitas yang sesuai ketentuan;
  • data ijazah;
  • data sekolah;
  • NISN dan NPSN apabila dipersyaratkan;
  • pasfoto;
  • dokumen tambahan sesuai sekolah kedinasan yang dipilih.

Persiapan dokumen sejak awal sangat penting. Kesalahan yang sering terjadi bukan hanya dokumen tidak tersedia, tetapi terdapat perbedaan penulisan nama, tanggal lahir, atau informasi lainnya antara satu dokumen dengan dokumen lain.

Karena sistem akan menggunakan data yang dimasukkan peserta sebagai dasar proses administrasi, pastikan seluruh informasi sesuai dengan dokumen resmi yang digunakan.


Langkah 1: Buka Portal SSCASN dan Buat Akun

Bagi peserta yang belum memiliki akun, langkah pertama adalah membuka portal SSCASN dan memilih menu Buat Akun.

Proses pembuatan akun pada dasarnya melalui beberapa tahap utama, yaitu:

  1. pemeriksaan identitas;
  2. melengkapi data;
  3. melakukan swafoto;
  4. memeriksa dan mengonfirmasi data;
  5. menyelesaikan pendaftaran akun.

Panduan yang menjadi referensi artikel ini menjelaskan bahwa pada tahap pemeriksaan identitas, peserta perlu mengisi data kependudukan seperti NIK, nomor KK, nama, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon, serta alamat email. Data tersebut harus diisi secara teliti karena akan melalui proses verifikasi identitas.

Jangan memasukkan data berdasarkan perkiraan. Gunakan dokumen resmi sebagai acuan.


Langkah 2: Lengkapi Data Akun dengan Teliti

Setelah data identitas berhasil diverifikasi, peserta akan melanjutkan ke tahap pelengkapan data.

Pada tahap ini, peserta dapat diminta untuk mengunggah dokumen identitas, mengisi informasi ijazah, membuat kata sandi, dan menyiapkan pertanyaan pengaman akun.

Kata sandi merupakan bagian yang tidak boleh dianggap sepele. Jangan menggunakan kombinasi yang terlalu mudah ditebak. Selain itu, simpan kata sandi dengan aman dan jangan memberikannya kepada pihak lain.

Berdasarkan panduan SSCASN yang dibahas dalam sumber, peserta juga perlu memastikan kesesuaian nama, tempat lahir, dan tanggal lahir dengan dokumen pendidikan yang nantinya digunakan untuk mendaftar. Ketidaksesuaian data dapat menjadi masalah ketika proses verifikasi administrasi berlangsung.


Langkah 3: Lakukan Swafoto untuk Verifikasi

Tahap berikutnya adalah melakukan swafoto atau selfie.

Proses ini bukan sekadar mengunggah foto yang sudah tersimpan. Sistem dapat menggunakan mekanisme verifikasi untuk memastikan bahwa proses dilakukan oleh peserta secara langsung.

Agar proses berjalan lancar, perhatikan beberapa hal berikut:

  • gunakan perangkat dengan kamera yang berfungsi baik;
  • pastikan pencahayaan cukup;
  • pastikan wajah terlihat jelas;
  • jangan menggunakan aksesori yang menutupi wajah;
  • ikuti instruksi gerakan yang muncul di layar;
  • pastikan koneksi internet stabil.

Panduan pendaftaran menyebutkan bahwa sistem menggunakan proses pemeriksaan langsung melalui instruksi tertentu, sehingga peserta perlu mengikuti arahan yang ditampilkan selama proses berlangsung.


Langkah 4: Periksa Kembali Seluruh Data Sebelum Menyelesaikan Akun

Setelah data dan swafoto berhasil dimasukkan, peserta akan memasuki tahap konfirmasi.

Ini merupakan salah satu tahap yang paling penting.

Jangan langsung menekan tombol selesai hanya karena seluruh kolom sudah terisi. Luangkan waktu untuk memeriksa kembali:

  • nama lengkap;
  • NIK;
  • tempat lahir;
  • tanggal lahir;
  • data KTP;
  • data ijazah;
  • alamat email;
  • nomor telepon;
  • hasil swafoto.

Sumber panduan menekankan bahwa sebagian informasi tidak dapat dengan mudah diubah setelah proses pembuatan akun diselesaikan. Karena itu, kesalahan kecil dapat menimbulkan masalah pada tahapan berikutnya.

Setelah seluruh informasi benar, peserta dapat menyelesaikan pendaftaran akun dan menyimpan bukti registrasi.


Langkah 5: Login dan Aktifkan Keamanan MFA

Setelah akun berhasil dibuat, peserta dapat login menggunakan NIK dan kata sandi.

Pada proses pendaftaran 2026, keamanan akun menjadi bagian penting dari proses akses. Panduan yang dipublikasikan Pajakku menjelaskan bahwa peserta perlu mengaktifkan Multi-Factor Authentication atau MFA pada saat proses login awal.

MFA berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan. Secara umum, peserta menggunakan aplikasi authenticator untuk mendapatkan kode verifikasi yang diperlukan saat login.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • jangan menghapus aplikasi authenticator tanpa memahami risikonya;
  • simpan perangkat yang digunakan dengan aman;
  • jangan memberikan kode OTP kepada siapa pun;
  • jangan mempercayai pihak yang mengaku dapat membantu login dengan meminta kode verifikasi.

Keamanan akun merupakan tanggung jawab peserta.


Langkah 6: Lengkapi Profil dan Riwayat Pendidikan

Setelah berhasil masuk ke akun, peserta perlu melengkapi profil.

Bagian ini biasanya mencakup biodata pribadi dan riwayat pendidikan. Pastikan informasi yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan dokumen yang digunakan.

Beberapa informasi yang mungkin perlu diisi antara lain:

  • alamat sesuai KTP;
  • alamat domisili;
  • informasi pendidikan;
  • nama sekolah;
  • jurusan;
  • tahun kelulusan;
  • data ijazah;
  • pasfoto;
  • informasi lain yang diminta sistem.

Bagi peserta Sekolah Kedinasan, data pendidikan menjadi sangat penting karena setiap sekolah atau formasi dapat memiliki persyaratan akademik yang berbeda.

Jangan memilih sekolah hanya berdasarkan nama atau popularitasnya. Pastikan latar belakang pendidikan Anda memenuhi syarat yang ditentukan.


Langkah 7: Pilih Event Seleksi Sekolah Kedinasan

Setelah profil selesai, peserta dapat masuk ke tahap pemilihan seleksi.

Pilih event Sekolah Kedinasan yang tersedia pada sistem. Setelah itu, peserta akan diarahkan untuk menentukan instansi dan sekolah kedinasan yang ingin dilamar.

Pada tahap ini, peserta sebaiknya sudah memiliki pilihan yang matang.

Pertimbangkan:

  • minat terhadap bidang pendidikan;
  • persyaratan nilai;
  • persyaratan usia;
  • persyaratan kesehatan;
  • ketentuan fisik;
  • lokasi pendidikan;
  • karakter pendidikan;
  • tahapan seleksi lanjutan.

Jangan mengambil keputusan secara terburu-buru.


Langkah 8: Pilih Instansi, Sekolah, dan Formasi

Setelah memilih event Sekolah Kedinasan, peserta dapat menentukan instansi penyelenggara.

Selanjutnya, sistem akan menampilkan pilihan sekolah dan formasi yang tersedia.

Periksa dengan teliti:

  • jenis formasi;
  • pendidikan yang dipersyaratkan;
  • program studi;
  • lokasi formasi;
  • persyaratan khusus.

Tahap ini sangat menentukan karena pilihan yang sudah difinalisasi tidak dapat dengan mudah diubah kembali.

Panduan pendaftaran menegaskan bahwa peserta perlu menyelesaikan proses pemilihan dengan teliti sebelum masuk ke tahap resume dan finalisasi.


Langkah 9: Pilih Lokasi Ujian dan Isi Data Pendidikan

Pada tahap berikutnya, peserta dapat diminta menentukan lokasi pelaksanaan seleksi.

Pilih lokasi ujian dengan mempertimbangkan akses, waktu perjalanan, dan kesiapan untuk hadir sesuai jadwal.

Selain itu, peserta perlu mengisi data pendidikan sesuai ketentuan sistem. Untuk peserta dari jenjang SMA atau sederajat, informasi seperti NISN, NPSN, nama sekolah, tahun lulus, nomor ijazah, dan data nilai dapat diperlukan sesuai formasi yang dipilih.

Jangan mengisi nilai berdasarkan perkiraan.

Gunakan dokumen resmi sebagai acuan.

Jika terdapat perbedaan informasi antara dokumen pendidikan dan data yang tersedia di sistem, peserta sebaiknya segera mencari solusi melalui kanal resmi yang tersedia, bukan membuat atau mengubah data secara sembarangan.


Langkah 10: Isi Data Orang Tua

Salah satu bagian yang menjadi karakteristik pendaftaran Sekolah Kedinasan adalah pengisian informasi mengenai orang tua.

Peserta dapat diminta memasukkan data seperti:

  • status ayah dan ibu;
  • NIK;
  • nama;
  • tempat dan tanggal lahir;
  • pekerjaan;
  • rentang penghasilan;
  • alamat domisili.

Informasi tersebut harus diisi berdasarkan kondisi yang sebenarnya dan sesuai dengan dokumen yang relevan.

Jangan menganggap bagian ini sebagai formalitas. Seluruh data yang disampaikan peserta merupakan bagian dari informasi pendaftaran yang menjadi tanggung jawab peserta.

Panduan yang dijadikan referensi artikel ini juga menjelaskan bahwa data orang tua merupakan salah satu tahapan khusus dalam proses pendaftaran Sekolah Kedinasan melalui SSCASN.


Langkah 11: Isi Nilai Mata Pelajaran Apabila Dipersyaratkan

Tidak semua formasi memiliki persyaratan akademik yang sama.

Pada beberapa pilihan, peserta mungkin diminta memasukkan informasi mengenai nilai atau rata-rata pendidikan sesuai ketentuan formasi.

Karena itu, jangan menggunakan informasi dari sekolah lain sebagai patokan.

Periksa persyaratan resmi sekolah kedinasan yang Anda pilih. Jika formasi mensyaratkan nilai minimal tertentu, pastikan data yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan dokumen pendidikan.

Kesalahan memasukkan nilai dapat menyebabkan masalah pada tahap verifikasi administrasi.


Langkah 12: Unggah Seluruh Dokumen Persyaratan

Setelah pengisian data selesai, peserta akan memasuki tahap unggah dokumen.

Dokumen yang diminta dapat berbeda antarinstansi. Secara umum, sistem akan menampilkan jenis dokumen, format file, dan batas ukuran yang harus dipenuhi.

Dokumen yang mungkin diperlukan antara lain:

  • surat lamaran;
  • dokumen identitas;
  • ijazah;
  • transkrip atau daftar nilai;
  • pasfoto;
  • surat pernyataan;
  • dokumen pendukung lainnya.

Beberapa dokumen mungkin memerlukan penggunaan meterai sesuai ketentuan.

Yang terpenting, jangan hanya memastikan file berhasil diunggah. Buka kembali file tersebut dan periksa:

  • apakah tulisan terbaca;
  • apakah seluruh halaman tersedia;
  • apakah dokumen tidak terpotong;
  • apakah dokumen yang diunggah sudah benar;
  • apakah file sesuai dengan dokumen yang diminta.

Kesalahan unggah dokumen merupakan salah satu masalah yang sebenarnya dapat dihindari apabila peserta melakukan pemeriksaan sebelum finalisasi.


Langkah 13: Periksa Resume Pendaftaran

Tahap resume dapat dianggap sebagai pemeriksaan terakhir sebelum keputusan final.

Pada halaman ini, peserta dapat melihat kembali berbagai informasi yang telah dimasukkan, termasuk:

  • instansi yang dipilih;
  • sekolah kedinasan;
  • formasi;
  • lokasi tes;
  • biodata;
  • data pendidikan;
  • data dokumen.

Jangan terburu-buru.

Saya menyarankan peserta menggunakan metode sederhana: buka dokumen asli satu per satu, kemudian cocokkan dengan data yang tampil di sistem.

Periksa nama.

Periksa tanggal lahir.

Periksa nomor ijazah.

Periksa pilihan sekolah.

Periksa dokumen.

Periksa kembali.

Tahap ini jauh lebih baik digunakan untuk memeriksa kesalahan daripada harus menghadapi masalah setelah pendaftaran ditutup.


Langkah 14: Pahami Pilihan Program Pembayaran PNBP

Dalam panduan pendaftaran yang menjadi referensi, terdapat penjelasan mengenai pilihan persetujuan terkait Program Pembayaran PNBP Seleksi dengan Metode CAT BKN Tarif Rp0,00 sesuai ketentuan yang berlaku.

Peserta dapat menemukan opsi yang berkaitan dengan persetujuan untuk mengikuti mekanisme tersebut apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.

Penting untuk memahami bahwa peserta tidak boleh membuat asumsi sendiri mengenai kelayakan atau fasilitas yang diterima. Bacalah informasi yang ditampilkan sistem dan ketentuan resmi yang berlaku pada saat pendaftaran.


Langkah 15: Akhiri Proses Pendaftaran

Inilah tahap terakhir dan paling krusial.

Setelah seluruh data diperiksa, peserta perlu membaca pernyataan kebenaran data dan melakukan finalisasi.

Proses pendaftaran belum benar-benar selesai hanya karena seluruh formulir telah diisi.

Peserta harus memastikan proses pendaftaran telah diakhiri atau difinalisasi sesuai mekanisme yang tersedia dalam sistem.

Setelah finalisasi, perubahan data dapat menjadi terbatas atau tidak dapat dilakukan. Karena itu, jangan melakukan finalisasi ketika Anda masih ragu terhadap:

  • pilihan sekolah;
  • pilihan formasi;
  • data pendidikan;
  • dokumen;
  • biodata.

Setelah yakin seluruh informasi benar, barulah selesaikan proses pendaftaran dan simpan atau cetak bukti pendaftaran apabila fitur tersebut tersedia.

Panduan pendaftaran menekankan bahwa setelah proses diakhiri, peserta perlu bertanggung jawab atas kebenaran seluruh data yang telah disampaikan.


Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Daftar Sekolah Kedinasan

Agar peluang lolos administrasi tidak terganggu oleh kesalahan sederhana, berikut beberapa hal yang harus dihindari.

1. Mendaftar pada Hari Terakhir

Server dapat mengalami peningkatan jumlah pengguna menjelang penutupan.

Lebih aman melakukan pendaftaran lebih awal dan menggunakan sisa waktu untuk pemeriksaan.

2. Tidak Membaca Persyaratan Instansi

Jangan menganggap seluruh sekolah kedinasan memiliki syarat yang sama.

Setiap instansi dapat memiliki ketentuan khusus.

3. Salah Mengunggah Dokumen

Pastikan dokumen yang diunggah sesuai dengan nama dan jenis dokumen yang diminta.

4. Mengisi Data Berdasarkan Perkiraan

Gunakan dokumen asli sebagai referensi.

5. Terburu-buru Finalisasi

Finalisasi adalah tahap yang tidak boleh dilakukan tanpa pemeriksaan menyeluruh.

6. Menggunakan Email atau Nomor Telepon yang Tidak Aktif

Gunakan kontak yang benar-benar dapat diakses.

7. Membagikan Password atau Kode OTP

Jangan pernah memberikan informasi keamanan akun kepada pihak lain.


Apa yang Terjadi Setelah Pendaftaran Ditutup?

Setelah masa pendaftaran berakhir pada 30 Agustus 2026, proses seleksi administrasi tetap berlanjut hingga 1 September 2026.

Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 2–3 September 2026.

Peserta yang merasa terdapat masalah dalam hasil administrasi dapat menggunakan mekanisme masa sanggah sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Masa sanggah berlangsung pada 4–5 September 2026, dengan proses jawaban sanggah berlangsung hingga 6 September dan pengumuman pasca-sanggah pada 7–8 September 2026.

Peserta yang lolos kemudian melanjutkan proses menuju SKD menggunakan CAT BKN.


Persiapkan Diri untuk SKD CAT BKN

Setelah administrasi, fokus berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar.

Berdasarkan jadwal BKN, pelaksanaan SKD Sekolah Kedinasan 2026 berlangsung pada 22 September hingga 7 Oktober 2026. Pengumuman hasil SKD dilakukan pada periode 1–13 Oktober 2026.

Karena itu, jangan menunggu hasil administrasi baru mulai belajar.

Idealnya, proses persiapan administrasi dan akademik dilakukan secara bersamaan.

Buat jadwal belajar untuk menghadapi materi yang menjadi bagian dari SKD sesuai ketentuan yang berlaku, lakukan latihan secara berkala, dan biasakan mengerjakan soal dengan batas waktu.

Selain kemampuan menjawab soal, peserta juga perlu melatih manajemen waktu.


Setelah Lolos SKD, Masih Ada Seleksi Lanjutan

Lolos SKD bukan berarti seluruh proses seleksi selesai.

Peserta yang memenuhi ketentuan dapat melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya sesuai kebijakan instansi penyelenggara.

BKN menjadwalkan seleksi lanjutan non-CAT pada 11–28 Oktober 2026, sementara pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian dan lembaga dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober hingga 1 November 2026.

Bentuk seleksi lanjutan dapat berbeda tergantung sekolah kedinasan.

Oleh sebab itu, peserta harus terus mengikuti pengumuman resmi dari instansi yang dipilih.

Sumber: pajakku.com

Jangan lupa untuk mengunjungi link-link berikut agar persiapan seleksi kalian lebih matang, ya!

    • Website Resmi SimulasiCat.id
    • Program Jaminan Lulus Passing Grade SKD
    • Daftar Tryout Online SKD
    • Instagram Simulasi CAT

You Might Also Like

Menanti Kepastian Jadwal CPNS 2026: Antusiasme Tinggi, Risiko Salah Langkah Mengintai Calon Pelamar

Mengenal PKN STAN: Pilar Pendidikan Keuangan Negara dan Gerbang Karier di Pemerintahan

Tips dan Trik Lolos Kedinasan 2026 Di Usia Muda

Persyaratan dan Kelengkapan Wajib Peserta Tes Lanjutan II SPMB PKN STAN 2024

Persiapan Tes Kesehatan dan Kebugaran Seleksi Masuk PKN STAN 2025

TAGGED:kedinasankedinasan 2026sekdinsekolah kedinasanSeleksi Kedinasan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article SimulasiCAT.ID - Jejak Panjang Lahirnya PKN STAN: Dari Kursus Akuntan Hingga Politeknik Keuangan Negara Tahapan Seleksi PKN STAN 2026
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest News

SimulasiCAT.ID - Jejak Panjang Lahirnya PKN STAN: Dari Kursus Akuntan Hingga Politeknik Keuangan Negara
Tahapan Seleksi PKN STAN 2026
Kedinasan Berita
Agustus 25, 2026
SimulasiCAT.ID - Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, Ini Informasi Terbaru dari BKN dan Persiapan yang Harus Dilakukan Calon Peserta
Jadwal Lengkap Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Kedinasan Berita
Agustus 24, 2026
SimulasiCAT.ID - Hoaks CPNS Bea Cukai 2026: Modus Penipuan Digital Berkedok Rekrutmen ASN
Pendaftaran PKN STAN 2026 Resmi Dibuka: Syarat, Kuota 1.000 Mahasiswa, Jadwal, Jalur Seleksi, hingga Cara Daftar di SSCASN
Berita Kedinasan
Agustus 24, 2026
SimulasiCAT.ID - Sekolah Kedinasan 2026: Syarat Kacamata dan Kuota 4.770 Formasi Sedang Menanti.
Sekolah Kedinasan 2026: Syarat Kacamata dan Kuota 4.770 Formasi Sedang Menanti.
Kedinasan Berita
Agustus 24, 2026
SimulasiCAT.ID

PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA

Penyedia platform simulasi CAT SKD untuk Calon CPNS dan Sekolah Kedinasan
SimulasiCAT.ID - New Homepage
SimulasiCAT.ID - homepage update

Layanan

  • Jadwal Tryout Online Gratis Se-indonesia
  • Paket Tryout Prediksi SKD
  • Paket Tryout Prediksi PPPK Baru
  • Bimbel Online Intensif SKD

Layanan

  • Kerja Sama
  • Program Santunan
  • Tentang Kami
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA. All Rights Reserved
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?