SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Reading: Pembinaan ASN Kemenag Kota Mataram, Kakanwil: Kita adalah Wajah Kementerian Agama di NTB
Share
SimulasiCAT.IDSimulasiCAT.ID
  • Latihan SKD Gratis
  • Jadwal Tryout Nasional Gratis
  • Paket TO Prediksi
  • Paket TO Prediksi PPPKbaru
  • Bimbel TO Intensif SKD
  • Login
  • Buat Akun
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT Bimjar Indonesia. All Rights Reserved
SimulasiCAT.ID > Berita > Pembinaan ASN Kemenag Kota Mataram, Kakanwil: Kita adalah Wajah Kementerian Agama di NTB
Berita

Pembinaan ASN Kemenag Kota Mataram, Kakanwil: Kita adalah Wajah Kementerian Agama di NTB

Redaksi
Last updated: Januari 30, 2026 8:31 am
Redaksi
Share
11 Min Read
SimulasiCAT.ID - Pembinaan ASN Kemenag Kota Mataram, Kakanwil: Kita adalah Wajah Kementerian Agama di NTB
SimulasiCAT.ID - Pembinaan ASN Kemenag Kota Mataram, Kakanwil: Kita adalah Wajah Kementerian Agama di NTB
SHARE

Simulasi CAT – Pentingnya pembinaan ASN sebagai ikon profesionalisme pegawai.

Contents
Kota Mataram sebagai Miniatur NTB dan Daerah Percontohan NasionalPeran Strategis Pengawas Madrasah dan Pengawas PAIPenampilan, Disiplin, dan Etika ASN sebagai Wajah LembagaApresiasi terhadap Penyuluh Agama dan PenghuluKepala Madrasah Didorong Bersikap Proaktif dan VisionerDisiplin Kerja dan Makna Apel PagiGuru sebagai Profesi MuliaPenegasan Nilai Keteladanan ASN KemenagPenutup

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zamroni Aziz, memberikan arahan sekaligus pembinaan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kota Mataram dalam sebuah kegiatan silaturahmi dan pembinaan yang berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan serta pegawai Kementerian Agama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram H. Hamdun, S.H., para kepala madrasah negeri dan swasta, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), para pengawas madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI), penyuluh agama, penghulu, guru madrasah, serta seluruh pegawai ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kemenag Kota Mataram.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan wilayah dengan jajaran di tingkat kota, tetapi juga menjadi forum strategis untuk menyampaikan arah kebijakan, penguatan kinerja, serta peneguhan komitmen seluruh ASN Kementerian Agama agar tetap menjaga profesionalisme, integritas, dan kualitas layanan publik, khususnya di wilayah Kota Mataram.

Kota Mataram sebagai Miniatur NTB dan Daerah Percontohan Nasional

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag NTB menegaskan bahwa Kota Mataram memiliki posisi yang sangat strategis, bukan hanya sebagai ibu kota provinsi, tetapi juga sebagai cerminan atau miniatur Provinsi Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan. Menurutnya, apa yang terjadi dan dilaksanakan di Kota Mataram akan menjadi rujukan bagi kabupaten dan kota lainnya di NTB.

Ia mengungkapkan bahwa Kota Mataram telah ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan di tingkat nasional, terutama dalam beberapa sektor strategis Kementerian Agama, seperti pengelolaan pendidikan madrasah, pelayanan keagamaan kepada masyarakat, pengembangan wakaf uang, serta pelaksanaan berbagai program prioritas lainnya.

“Kota Mataram selalu menjadi etalase Kementerian Agama. Segala hal yang dilakukan di sini akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di NTB. Karena itu, standar kinerja di Kota Mataram harus lebih baik dan lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya,” tegas H. Zamroni Aziz di hadapan para peserta kegiatan.

Ia menambahkan bahwa status sebagai daerah percontohan bukan hanya sekadar kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar. Seluruh ASN Kemenag di Kota Mataram dituntut untuk menunjukkan kinerja yang prima, disiplin yang kuat, serta pelayanan yang profesional kepada masyarakat.

Peran Strategis Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag NTB memberikan perhatian khusus terhadap peran pengawas madrasah dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI). Menurutnya, pengawas merupakan ujung tombak dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, baik di madrasah maupun di sekolah umum melalui mata pelajaran agama.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang kepala madrasah tidak dapat dilepaskan dari peran pengawas yang aktif dan berfungsi secara optimal. Tanpa pengawasan yang baik, proses pembelajaran dan manajemen madrasah tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

“Kepala madrasah tidak akan berarti apa-apa jika pengawas tidak berfungsi dengan baik. Pendidikan akan berjalan jika pengawasnya hidup dan aktif. Kalau pengawas tidak bergerak, maka kualitas pendidikan akan stagnan,” ungkapnya.

H. Zamroni Aziz juga menyampaikan apresiasi kepada para pengawas di Kota Mataram yang dinilainya memiliki tingkat aktivitas dan kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan daerah lain di Provinsi NTB. Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.

Menurutnya, pengawas bukan hanya bertugas melakukan evaluasi administratif, tetapi juga harus mampu menjadi pendamping, pembina, sekaligus motivator bagi kepala madrasah dan para guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Penampilan, Disiplin, dan Etika ASN sebagai Wajah Lembaga

Dalam pembinaannya, Kakanwil juga menyoroti pentingnya aspek penampilan, kedisiplinan, dan etika ASN, terutama bagi pegawai yang bertugas di Kota Mataram sebagai pusat pemerintahan provinsi dan pusat layanan publik.

Ia menekankan bahwa ASN Kementerian Agama harus mampu menjadi representasi yang baik dari institusi negara di mata masyarakat. Penampilan yang rapi, bersih, dan berwibawa dinilai sangat penting karena akan memengaruhi tingkat kepercayaan publik.

“Di Kota Mataram, penampilan itu penting. Kita adalah wajah Kementerian Agama. Kalau kita tampil tidak rapi, tidak bersih, dan tidak berwibawa, maka orang tidak akan percaya pada apa yang kita sampaikan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa profesionalisme ASN Kemenag saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan masa-masa sebelumnya. Namun, peningkatan tersebut harus terus dijaga agar tidak mengalami kemunduran.

Selain penampilan, kedisiplinan juga menjadi sorotan utama. Menurutnya, disiplin bukan hanya terkait kehadiran secara administratif, tetapi juga menyangkut kesungguhan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Apresiasi terhadap Penyuluh Agama dan Penghulu

Dalam arahannya, Kakanwil juga memberikan perhatian khusus kepada penyuluh agama dan penghulu yang dinilainya memiliki peran strategis dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Ia menyebut penyuluh agama sebagai lentera umat, karena tugas mereka tidak hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga membimbing masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan moral.

“Penyuluh agama harus menjadi teladan di tengah umat. Jangan sampai mencederai kepercayaan masyarakat. Jabatan ini adalah amanah besar, karena masyarakat memandang penyuluh sebagai figur panutan,” pesannya.

Ia menekankan bahwa penyuluh agama berada di garis depan dalam membangun moderasi beragama dan menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Oleh karena itu, integritas pribadi dan keteladanan moral menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Sementara itu, kepada para penghulu, H. Zamroni Aziz mengingatkan bahwa profesi tersebut merupakan jabatan yang sangat strategis dan mulia. Penghulu hadir dalam peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam urusan pernikahan dan pembinaan keluarga.

“Profesi penghulu adalah jabatan yang sangat terhormat. Dalam setiap peristiwa penting keagamaan, penghulu selalu dinantikan kehadirannya. Maka jabatan ini patut disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Kepala Madrasah Didorong Bersikap Proaktif dan Visioner

Kepala Kanwil Kemenag NTB juga memberikan arahan khusus kepada para kepala madrasah agar tidak bersikap pasif dalam mengelola lembaga pendidikan. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin tidak boleh hanya menunggu kebijakan dari pusat, tetapi harus mampu berinisiatif, berinovasi, dan menggerakkan seluruh potensi yang ada di madrasah.

“Pemimpin itu bukan menunggu, tetapi menciptakan. Yang tidak ada menjadi ada, yang jauh menjadi dekat, dan yang kecil menjadi besar,” tegasnya.

Menurutnya, maju atau mundurnya sebuah madrasah sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala madrasah. Kepala madrasah harus mampu membaca peluang, membangun kerja sama, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi guru dan tenaga kependidikan.

Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner, yaitu kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada persoalan hari ini, tetapi juga memiliki pandangan jangka panjang terhadap masa depan madrasah.

Disiplin Kerja dan Makna Apel Pagi

Dalam arahannya, Kakanwil kembali menegaskan pentingnya disiplin jam kerja, termasuk pelaksanaan apel pagi di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) dan satuan kerja lainnya. Ia menilai apel pagi bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi simbol dari kehadiran, tanggung jawab, dan kehidupan organisasi.

“Absensi itu bukan hanya soal tercatat di sistem, tetapi jasadnya juga harus hadir. Institusi akan dihargai jika warganya disiplin dan terlihat hidup,” ujarnya.

Menurutnya, disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan dipercaya masyarakat. Jika disiplin diabaikan, maka citra lembaga juga akan menurun di mata publik.

Guru sebagai Profesi Mulia

Dalam bagian lain arahannya, H. Zamroni Aziz mengingatkan bahwa guru merupakan profesi yang sangat mulia. Dari tangan para guru, lahir para pemimpin bangsa, tokoh agama, dan aparatur negara.

“Ribuan orang hari ini bisa sukses karena sentuhan tangan guru. Banggalah menjadi guru madrasah,” katanya.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab seorang guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan masa depan peserta didik. Oleh karena itu, kehadiran guru di kelas sangat menentukan keberhasilan proses pendidikan.

Ia mengingatkan bahwa satu kali ketidakhadiran guru tanpa alasan yang jelas dapat berdampak besar terhadap perkembangan peserta didik. Hal tersebut, menurutnya, tidak boleh dianggap sepele.

Penegasan Nilai Keteladanan ASN Kemenag

Di akhir pembinaannya, Kepala Kanwil Kemenag NTB mengajak seluruh ASN Kementerian Agama Kota Mataram untuk memahami dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar seluruh pegawai saling menguatkan dan tidak saling menjatuhkan satu sama lain.

“Kita ini ASN sampai usia pensiun. Tidak perlu saling menjatuhkan. Yang perlu kita lakukan adalah saling mengingatkan, saling menguatkan, dan bersama-sama menjaga marwah Kementerian Agama,” pungkasnya.

Ia menegaskan bahwa keteladanan harus menjadi nilai utama yang melekat pada setiap ASN Kementerian Agama, baik dalam sikap, perilaku, maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Penutup

Kegiatan silaturahmi dan pembinaan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh keakraban. Selain sebagai ajang konsolidasi internal, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen seluruh ASN Kementerian Agama Kota Mataram agar terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ASN Kemenag Kota Mataram dapat terus mempertahankan posisinya sebagai rujukan dan teladan bagi kabupaten dan kota lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat, sekaligus memperkuat peran Kementerian Agama sebagai institusi yang hadir memberikan pelayanan terbaik bagi umat dan bangsa.

sumber: kompasiana.com

Jangan lupa untuk mengunjungi link-link berikut agar persiapan seleksi kalian lebih matang, ya!

    • Website Resmi SimulasiCat.id
    • Program Jaminan Lulus Passing Grade SKD
    • Daftar Tryout Online SKD
    • Daftar Tryout Online PPPK
    • Instagram Simulasi CAT

You Might Also Like

Tips Sukses Menghadapi Ujian CPNS dan PPPK 2024

CAT dalam Sekejap Mata: Sistem Tes Modern yang Mengubah Rekrutmen ASN

Kriteria dan Tips Lolos Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2024

Pemkab Pasuruan Berhasil Menyerahkan 620 SK Pengangkatan PPPK Waktu dan 35 SK Pensiun TMT 1 Januari 2026

Seputar Pendaftaran PPPK 2024 Tahap 2: Persiapan Menjelang Seleksi Kompetensi

TAGGED:ASNASN KemenagcpnsKemenagpppk
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article SimulasiCAT.ID - Awas Hoaks Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026! Awas Hoaks Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026!
Next Article SimulasiCAT.ID - Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemenkumham 2026 Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemenkumham 2026
Leave a Comment Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest News

SimulasiCAT.ID - Triks Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2024. Simak agar Meminimalisir Kegagalan.
Peluang CPNS 2026 Dibuka untuk Fresh Graduate, Pemerintah Masih Hitung Kebutuhan Formasi
Info CPNS Berita
Januari 30, 2026
SimulasiCAT.ID - Cek Rincian Formasi Pendaftaran CPNS Kemenhan 2024, Ada 6000 Lebih Formasi CPNS 2024.
Informasi Terbaru Seputar Pendaftaran CPNS 2026
Info CPNS Berita
Januari 30, 2026
SimulasiCAT.ID - Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemenkumham 2026
Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemenkumham 2026
Berita P3K PPPK
Januari 30, 2026
SimulasiCAT.ID - Awas Hoaks Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026!
Awas Hoaks Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026!
Info CPNS Berita CPNS
Januari 30, 2026
SimulasiCAT.ID

PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA

Penyedia platform simulasi CAT SKD untuk Calon CPNS dan Sekolah Kedinasan
SimulasiCAT.ID - New Homepage
SimulasiCAT.ID - homepage update

Layanan

  • Jadwal Tryout Online Gratis Se-indonesia
  • Paket Tryout Prediksi SKD
  • Paket Tryout Prediksi PPPK Baru
  • Bimbel Online Intensif SKD

Layanan

  • Kerja Sama
  • Program Santunan
  • Tentang Kami
© 2026 simulasiCAT.ID Powered By PT. BIMJAR INOVASI INDONESIA. All Rights Reserved
  • LOGIN MEMBER
  • DAFTAR AKUNfree
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?