Simulasi CAT – Berikut adalah informasi lengkap terkait penetapan PPPK Tahap 1 tahun 2024 dan jadwal penerimaan gajinya.
Penetapan Masa Kerja PPPK Tahap 1
Peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 akan segera mendapatkan penetapan masa kerja atau Terhitung Mulai Tanggal (TMT). Pemerintah telah menetapkan bahwa TMT bagi PPPK yang lulus seleksi tahap 1 akan ditetapkan pada 1 Maret 2025.
Para peserta yang telah dinyatakan lulus sebelumnya telah melengkapi persyaratan dokumen administratif, seperti:
- Pas foto
- Ijazah asli
- Transkrip nilai asli
- Daftar Riwayat Hidup (DRH)
- Surat pernyataan
Dokumen-dokumen tersebut telah diunggah melalui sscasn.bkn.go.id paling lambat 31 Januari 2025. Setelah DRH selesai diisi, instansi terkait mengajukan usulan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diproses lebih lanjut.
Jadwal Proses Penetapan NIP PPPK 2024
Proses penetapan NIP PPPK 2024 dilakukan mulai 1 Februari hingga 28 Februari 2025. Setelah selesai, setiap instansi akan mengumumkan jadwal resmi penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK melalui website resmi atau surat edaran kepada peserta.
Namun, jadwal penyerahan SK bisa bervariasi tergantung kebijakan masing-masing instansi.
Mekanisme Penyerahan SK dan Masa Perjanjian Kerja PPPK
- PPPK yang telah menerima SK akan memulai masa kerja mereka pada 1 Maret 2025.
- PPPK Paruh Waktu akan memperoleh Nomor Identitas ASN (NIP) setelah memenuhi kinerja minimal berpredikat “baik”.
- Masa perjanjian kerja PPPK ditetapkan setiap 1 tahun dan dituangkan dalam kontrak kerja sampai dengan diangkat sebagai PPPK penuh waktu (full-time).
- Jam kerja PPPK Paruh Waktu akan ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sesuai kebutuhan instansi dan ketersediaan anggaran.
Jadwal Penerimaan Gaji dan THR PPPK 2025
Bagi lulusan PPPK Tahap 1 Tahun 2024, gaji pertama akan diterima mulai Maret 2025 setelah mereka resmi mulai bekerja.
Sedangkan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan cair pada akhir Maret atau awal April 2025, sesuai dengan aturan yang menetapkan pencairan 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Syarat Penerimaan THR dan Gaji 13 PPPK 2025
Agar dapat menerima THR dan gaji ke-13, pegawai PPPK harus memenuhi persyaratan berikut:
- Memiliki NIP yang telah ditetapkan oleh BKN.
- Telah bekerja minimal satu bulan sebelum pencairan THR.
- Kelayakan pencairan didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2024.
Jika terjadi keterlambatan penerimaan SK, peserta PPPK tetap akan memperoleh hak gaji penuh melalui sistem rapel gaji.
Daerah dengan Progres Penetapan SK PPPK Tertinggi
Sejumlah daerah telah mencapai progres hampir 100% dalam penetapan SK PPPK 2024, antara lain:
- Saburai, NTT – 100%
- Kutai Barat, Kaltim – 97%
- Lombok Timur, NTB – 92%
- Bontang, Kaltim – 81%
- Kutai Timur, Kaltim – 74%
Dengan progres tinggi tersebut, pegawai di daerah ini dapat segera mengecek dan mencetak SK mereka.
Cara Mengecek Status Penetapan NIP/NI PPPK di MOLA BKN
Peserta dapat mengecek status penetapan NIP/NI PPPK melalui platform MOLA BKN dengan langkah berikut:
- Buka laman resmi: monitoring-siasn.bkn.go.id
- Pilih menu Cek Layanan.
- Isi kategori data yang diperlukan.
- Pada layanan, pilih Penetapan NIP/NI PPPK, lalu pilih tahun seleksi.
- Masukkan Nomor Peserta.
- Ketik Kode Pengaman yang muncul di layar.
- Klik Monitoring Usulan.
- Notifikasi status layanan akan dikirim ke email yang terdaftar.
Dengan informasi ini, peserta PPPK Tahap 1 dapat lebih mudah memahami jadwal dan mekanisme pencairan gaji serta SK.
Jadwal Terbaru Seleksi PPPK 2024
Berikut adalah jadwal resmi seleksi PPPK 2024 untuk Pelamar Prioritas, Eks Tenaga Honorer dan Tenaga Non ASN yang terdata dalam Database BKN:
- Pengumuman seleksi: 30 September – 19 Oktober 2024
- Pendaftaran seleksi: 1 – 20 Oktober 2024
- Seleksi administrasi: 1 – 29 Oktober 2024
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 30 Oktober – 1 November 2024
- Masa sanggah: 2 – 4 November 2024
- Jawab sanggah: 2 – 6 November 2024
- Pengumuman pasca masa sanggah: 5 – 11 November 2024
- Penarikan data final: 12 – 14 November 2024
- Penjadwalan seleksi kompetensi: 15 – 25 November 2024
- Pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat seleksi kompetensi: 26 November – 1 Desember 2024
- Pelaksanaan seleksi kompetensi: 2 – 19 Desember 2024
- Pengolahan nilai seleksi kompetensi: 7 – 23 Desember 2024
- Pengumuman hasil kelulusan: 24 – 31 Desember 2024
- Pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan: 10 – 21 Desember 2024
- Integrasi nilai seleksi kompetensi dan nilai seleksi kompetensi teknis tambahan: 13 – 28 Desember 2024
- Pengumuman hasil kelulusan: 24 – 31 Desember 2024
- Pengisian DRH NI PPPK: 1 – 31 Januari 2025
- Usul penetapan NI PPPK: 1 – 28 Februari 2025
Adapun berikut adalah jadwal untuk Pelamar Tenaga Non ASN yang Aktif Bekerja di Instansai Pemerintah:
- Pengumuman seleksi: 1 – 30 November 2024
- Pendaftaran seleksi: 17 November – 20 Januari 2025
- Seleksi administrasi: 16 Desember 2024 – 3 Februari 2025
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 – 18 Februari 2025
- Masa sanggah: 19 – 21 Februari 2025
- Jawab sanggah: 20 – 27 Februari 2025
- Pengumuman pasca masa sanggah: 22 – 28 Februari 2025
- Penarikan data final: 1 – 7 Maret 2025
- Penjadwalan seleksi kompetensi: 24 Maret – 8 April 2025
- Pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat seleksi kompetensi: 9 – 16 April 2025
- Pelaksanaan seleksi kompetensi: 17 April – 16 Mei 2025
- Pengolahan nilai seleksi kompetensi: 22 April – 21 Mei 2025
- Pengumuman hasil kelulusan: 22 – 31 Mei 2025
- Pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan: 25 April – 17 Mei 2025
- Integrasi nilai seleksi kompetensi dan nilai seleksi kompetensi teknis tambahan: 30 April – 22 Mei 2025
- Pengumuman hasil kelulusan: 22 – 31 Mei 2025
- Pengisian DRH NI PPPK: 1 – 30 Juni 2025
- Usul penetapan NI PPPK: 1 – 31 Juli 2025
Berikut ini adalah tips dan trik lengkap untuk meningkatkan peluang keberhasilan dalam seleksi CPNS 2025.
1. Pahami Seluruh Tahapan Seleksi CPNS
Agar sukses dalam seleksi CPNS 2025, penting untuk memahami tahapan-tahapan seleksi, yaitu:
- Seleksi Administrasi: Pemeriksaan dokumen sesuai dengan syarat instansi.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Ujian dengan materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
- Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): Tes sesuai bidang yang dilamar.
- Wawancara dan Tes Kesehatan (Jika diperlukan): Untuk beberapa formasi tertentu.
Dengan memahami alur seleksi, Anda bisa lebih siap dalam menghadapi setiap tahapan.
2. Riset Formasi dan Instansi yang Dibuka
Sebelum mendaftar, pastikan Anda telah:
- Memahami kebutuhan formasi yang dibuka di kementerian atau instansi yang dituju.
- Menyesuaikan kualifikasi diri dengan formasi yang ada.
- Melihat jumlah kuota dan tingkat persaingan dari seleksi tahun-tahun sebelumnya.
3. Siapkan Dokumen Administrasi dari Jauh Hari
Pastikan semua dokumen yang diperlukan sudah siap dan lengkap, seperti:
- Kartu Keluarga (KK)
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Ijazah dan transkrip nilai
- Pas foto berlatar belakang merah
- Surat keterangan lainnya sesuai kebutuhan instansi
Kesalahan dalam seleksi administrasi bisa membuat Anda gugur sebelum masuk ke tahap berikutnya, jadi pastikan semuanya sesuai persyaratan.
4. Strategi Efektif Lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
a. Kuasai Pola Soal SKD
SKD merupakan tahap yang paling menentukan kelolosan. Materi yang diujikan meliputi:
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Sejarah, ideologi, konstitusi, pemerintahan, dan kebijakan negara.
- Tes Intelegensi Umum (TIU): Kemampuan logika, numerik, dan verbal.
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP): Tes psikologi yang menilai karakter dan kepribadian.
b. Gunakan Buku dan Modul Resmi
- Gunakan buku panduan resmi dari BKN atau sumber terpercaya.
- Unduh contoh soal dan kisi-kisi terbaru yang diterbitkan oleh pemerintah.
- Latih soal-soal tahun sebelumnya untuk memahami pola ujian.
c. Manajemen Waktu Saat Mengerjakan Soal
- Alokasikan waktu untuk setiap bagian dengan baik.
- Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal.
- Fokus pada soal yang lebih mudah terlebih dahulu.
5. Strategi Lolos Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
- Pelajari materi yang sesuai dengan bidang yang dilamar.
- Ikuti pelatihan atau bimbingan khusus untuk meningkatkan pemahaman teknis.
- Perbanyak membaca regulasi, peraturan, dan kebijakan terbaru yang berkaitan dengan formasi yang dilamar.
6. Persiapan Wawancara dan Tes Kesehatan
- Latihan menjawab pertanyaan wawancara seputar motivasi menjadi ASN, pemahaman tentang instansi, serta kebijakan terkini.
- Jaga kesehatan dan kebugaran tubuh sebelum tes kesehatan.
- Pastikan dokumen kesehatan sesuai dengan persyaratan instansi.
7. Simulasi Ujian dan Try Out Secara Rutin
- Ikuti try out online atau offline untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan menjawab soal.
- Simulasi ini akan membantu Anda terbiasa dengan format soal CPNS dan meningkatkan rasa percaya diri.
8. Gunakan Aplikasi dan Sumber Belajar Online
Manfaatkan berbagai sumber belajar gratis dan berbayar yang tersedia secara online:
- Website resmi BKN untuk kisi-kisi soal terbaru.
- Aplikasi latihan soal CPNS di Play Store/App Store.
- Forum diskusi CPNS untuk berbagi informasi dengan sesama peserta.
9. Kelola Waktu dan Tetapkan Target Belajar
- Buat jadwal belajar yang konsisten, misalnya 2-3 jam sehari.
- Fokus pada materi yang paling sulit bagi Anda.
- Gunakan metode belajar pomodoro (belajar 25 menit, istirahat 5 menit) agar tetap fokus.
10. Jaga Motivasi dan Mental yang Kuat
- Jangan mudah menyerah jika gagal di seleksi sebelumnya.
- Ingat bahwa persaingan sangat ketat, tetapi dengan persiapan yang matang, peluang Anda semakin besar.
- Bergabunglah dengan komunitas belajar CPNS untuk saling mendukung.
Jangan lupa untuk mengunjungi link-link berikut agar persiapan seleksi kalian lebih matang, ya!
- Instagram Simulasi CAT
- Grup WhatsApp Persiapan Seleksi PPPK 2024
- Paket Tryout PPPK Premium
- Daftar Tryout Online PPPK Gratis